Radarpost id | Kabupaten Bandung — Satgas Citarum Harum 2026 menggelar sosialisasi Program Citarum Harum di wilayah Sektor 1 kepada masyarakat perkebunan, petani, dan peternak di wilayah Kecamatan Pangalengan, Jumat (25/9/2026). Kegiatan berlangsung di Graha KPBS Pangalengan, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Sosialisasi membahas penanganan kotoran sapi (kohe), alih fungsi lahan, lahan kritis, serta pengelolaan limbah dan sampah, termasuk dari kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kegiatan dihadiri Dansatgas Citarum Harum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, S.H., Wadan Sektor-1 Kapten Inf Sachrizal, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, DLH Provinsi Jawa Barat, DLH Kabupaten Bandung, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, KPBS Pangalengan, unsur kewilayahan, pelaku usaha dan wisata, pengelola SPPG, serta perwakilan petani dan peternak.
Dansatgas Citarum Harum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto mengatakan, menjaga kelestarian lingkungan dan DAS Citarum membutuhkan keterlibatan seluruh pihak melalui sinergitas Pentahelix.
“Program Citarum Harum bukan hanya menjadi tanggung jawab Satgas, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Diperlukan sinergi dan kepedulian dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pelaku kegiatan di wilayah,” ujar Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengelola kotoran ternak dengan baik agar tidak mencemari lingkungan.
“Kohe jangan dianggap sebagai limbah yang tidak berguna. Apabila dikelola dengan baik, dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran untuk mengelolanya sehingga tidak mencemari lingkungan,” ungkapnya.
Selain persoalan limbah peternakan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lahan dan mencegah alih fungsi lahan yang dapat berdampak terhadap kelestarian lingkungan serta tata air di wilayah hulu DAS Citarum.
“Pemanfaatan lahan harus tetap memperhatikan fungsi lingkungan. Mari kita jaga keseimbangan antara kegiatan masyarakat dengan kelestarian alam,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Citarum Harum Sektor-1 berharap masyarakat dapat menerapkan hasil sosialisasi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pengelolaan limbah, menjaga kebersihan, hingga menjaga kelestarian lahan.
“Yang kita harapkan bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi adanya perubahan perilaku dan tindakan nyata. Mari kita mulai dari lingkungan masing-masing. Kalau semua bergerak bersama, upaya menjaga Citarum akan lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkas Dansatgas.”*












