JAKARTA|| Radarpost.id
Duo trance XiJaro & Pitch akhirnya menyapa langsung pencinta musik elektronik Indonesia. Diwakili Anthony Reyers, duo yang dikenal melalui sejumlah rilisan di kancah trance internasional itu tampil dalam gelaran FRISSON di Sector Bintaro, Tangerang Selatan.
Kehadiran Anthony menjadi debut XiJaro & Pitch di Indonesia sekaligus mempertemukannya dengan komunitas trance yang selama ini mengikuti perjalanan musiknya bersama Xander van Dommelen.
Bagi Anthony, kedatangan ke Indonesia bukan sekadar agenda tampil di atas panggung. Ia mengaku sudah cukup lama ingin berkunjung setelah mengetahui XiJaro & Pitch memiliki cukup banyak pendengar dan komunitas penggemar di Tanah Air.

“Saya sudah lama ingin datang ke Indonesia karena saya tahu kami punya banyak penggemar di sini,” ujar Anthony.
Sambutan komunitas trance Indonesia juga menjadi pengalaman tersendiri bagi Anthony. Bahkan, ia mengaku terkejut dengan perhatian yang diberikan penggemar sejak kedatangannya.
“Saya belum pernah datang ke sebuah negara dan langsung ada sekitar 10 orang di bandara yang memastikan apakah saya membutuhkan sesuatu,” katanya.
Perjalanan XiJaro & Pitch Lebih dari Satu Dekade
XiJaro & Pitch dibentuk oleh Xander van Dommelen dan Anthony Reyers. Keduanya mulai berkolaborasi sejak 2014 dan kemudian membangun perjalanan musik melalui berbagai label trance internasional, seperti Armada Music, Black Hole Recordings, FSOE hingga Anjunabeats.
Musik mereka juga mendapat dukungan dari sejumlah nama besar di dunia trance, di antaranya Armin van Buuren, Paul van Dyk dan Ferry Corsten.

Pada 2025, tiga trek XiJaro & Pitch bahkan masuk dalam Top 25 A State Of Trance Top 50. Pencapaian tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan duo ini di tengah perkembangan musik trance global.
Di balik perjalanan tersebut, Anthony memiliki kisah personal yang menarik. Ia merupakan penyandang tunanetra akibat kondisi genetik langka dan sudah mengenal dunia radio sejak usia 13 tahun.
Kondisi penglihatan tersebut tidak membuatnya berhenti berkarya. Anthony tetap aktif sebagai musisi, DJ, podcaster hingga menjalankan livestreaming.
Baginya, musik menjadi salah satu ruang untuk terus berkarya sekaligus berinteraksi dengan banyak orang.
Cara Anthony dan Xander Membuat Musik
Dalam proses kreatif, Anthony dan Xander memiliki pembagian peran yang berbeda. Xander lebih banyak berkutat dengan produksi dan sound design, sedangkan Anthony berfokus pada melodi, aransemen, progresi chord hingga bagian vokal.
Keduanya biasanya memulai proses dari sebuah melodi atau groove. Ide tersebut kemudian dikembangkan bersama hingga menjadi komposisi yang lebih utuh.
Proses produksi juga tidak selalu mengharuskan keduanya berada di studio yang sama. Xander dapat melakukan streaming audio dari studionya sehingga Anthony tetap bisa mengikuti proses produksi dari lokasi berbeda.
Selain membuat karya orisinal, XiJaro & Pitch dikenal melalui sejumlah mashup yang memadukan musik trance dengan lagu-lagu populer. Materi dari musisi seperti Queen, Coldplay hingga Lady Gaga pernah diolah ke dalam pendekatan musik mereka.
FRISSON Jadi Ruang Bertemunya Komunitas Trance
Penampilan Anthony berlangsung dalam FRISSON, event series yang digelar NL Management dengan menghadirkan DJ trance lokal maupun internasional.
Kali ini, FRISSON juga menjadi bagian dari perayaan satu tahun Sector Bintaro, ruang yang sejak 2025 menjadi tempat berkumpulnya komunitas pencinta musik elektronik, termasuk hard techno, hardstyle dan drum n bass.
Karakter tersebut membuat Sector Bintaro menjadi ruang pertemuan DJ dan penikmat musik elektronik dengan suasana yang dekat dengan kultur underground.

Untuk memeriahkan perayaan ulang tahun tersebut, Sector juga menghadirkan giveaway bagi penggemar XiJaro & Pitch dan penikmat trance. Hadiahnya berupa tiket untuk menyaksikan FRISSON.
Program giveaway tersebut turut mendapat dukungan dari Batavia Whisky sebagai salah satu mitra dalam penyelenggaraan acara.
Bagi Anthony, karakter penonton menjadi bagian penting dalam sebuah pertunjukan. Ia tidak ingin menganggap energi audiens di setiap negara selalu sama.
Setlist dan atmosfer pertunjukan pun dapat menyesuaikan respons penonton. Ada momen ketika audiens lebih menikmati bagian vokal dan melodi, sementara di kesempatan lain energi musik yang lebih keras justru dibutuhkan.
‘Tanpa Komunitas, Tidak Akan Ada Karier’
Anthony juga melihat komunitas sebagai bagian penting dalam perjalanan seorang musisi.
“Tanpa komunitas, tidak akan ada karier,” ujarnya.
Menurut Anthony, musik tidak berhenti ketika sebuah karya selesai dibuat di studio. Pendengar kemudian memberikan makna, mengikuti perjalanan musik tersebut, datang ke pertunjukan dan menjadi bagian dari perjalanan sang musisi.
Hal itu pula yang ia rasakan ketika berinteraksi dengan komunitas trance Indonesia.
Anthony melihat komunitas di Tanah Air memiliki semangat saling mendukung yang kuat. Ia berharap energi tersebut terus berkembang dan membuat musik trance memiliki ruang yang semakin luas.
“Saya berharap komunitas bisa bersama-sama membangun komunitas yang lebih hidup dan menunjukkan bahwa trance masih punya tempat,” katanya.
Siapkan Album ‘Still Dreaming’
Setelah debut di Indonesia, perjalanan XiJaro & Pitch masih terus berlanjut. Anthony mengungkapkan mereka tengah mengerjakan album bertajuk Still Dreaming.
Sejumlah agenda festival besar juga sudah menanti, termasuk rencana tampil di Transmission di Gelredome, Belanda, serta State of Trance.

Anthony dan Xander disebut akan terus memberikan kemampuan terbaik mereka dalam periode mendatang sebelum Anthony akhirnya mengakhiri aktivitasnya sebagai DJ.
Untuk Indonesia, Anthony berharap dapat kembali berkunjung pada 2027. Ia bahkan membuka kemungkinan untuk kembali tampil apabila mendapat undangan dari penyelenggara.
“Semoga saya bisa kembali ke Indonesia pada 2027. Saya juga berharap bisa menghabiskan banyak waktu di Asia,” tuturnya.
Di luar panggung musik, Anthony juga mulai memikirkan aktivitas yang ingin dilakukan setelah tidak lagi aktif sebagai DJ. Salah satunya adalah kegiatan sukarela bagi penyandang tunanetra di Asia.
Ia ingin berbagi pengetahuan mengenai teknologi dan produksi musik kepada penyandang tunanetra.
Perjalanan Anthony bersama XiJaro & Pitch pun akhirnya tidak hanya berbicara mengenai musik trance dan panggung pertunjukan. Lebih dari itu, ada cerita tentang pengalaman personal, kreativitas, serta peran komunitas yang ikut menjaga musik tetap hidup.












