Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Berita  

P2GIM Mulai Bergerak, Bidik Pemberdayaan Masyarakat hingga Ekonomi Kreatif

Radarpost id | JAKARTA — Putra-Putri Generasi Indonesia Maju (P2GIM) mulai memantapkan langkah sebagai wadah masyarakat yang bergerak di bidang sosial, pemberdayaan, ekonomi kreatif hingga pelestarian seni dan budaya Indonesia.

Organisasi yang digagas Agus Sukirno bersama sejumlah tokoh dan anggota awal tersebut kini mulai menyusun struktur kepengurusan sekaligus mempersiapkan agenda kerja yang mencakup berbagai sektor.

Wakil Sekretaris Jenderal P2GIM, Taopik Achmad Priatna, mengatakan pembentukan P2GIM berawal dari komunikasi dan perkumpulan internal sejumlah penggagas. Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi organisasi dengan cakupan yang lebih luas.

“Pada 16 Agustus 2026, Agus Sukirno bersama Sandy M.I. Tumiwa menggagas sebuah wadah dengan cakupan nasional yang kemudian diberi nama Putra-Putri Generasi Indonesia Maju atau P2GIM,” ujar Taopik.

Sebelumnya, komunikasi mengenai gagasan tersebut juga diperkenalkan melalui media sosial. Salah satunya melalui poster bertema dukungan terhadap program-program kerja pemerintah yang dipublikasikan melalui akun Instagram Sandy M.I. Tumiwa.

Unggahan tersebut mendapat beragam respons masyarakat. Bagi para penggagas, dinamika itu menjadi bagian dari proses awal memperkenalkan P2GIM kepada publik.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi P2GIM, Magdalena Elvi Bayir, mengatakan organisasi tersebut kemudian diarahkan menjadi wadah yang lebih luas untuk menghimpun masyarakat dari berbagai latar belakang.

“P2GIM dikembangkan dengan semangat persatuan, pengabdian, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif serta pelestarian seni dan budaya Indonesia,” kata Magdalena.

Fokus Tak Hanya Budaya

P2GIM menempatkan seni dan budaya sebagai salah satu bidang utama. Namun, ruang geraknya juga mencakup UMKM, ekonomi kreatif, pertanian, ketahanan pangan, lingkungan, digitalisasi, komunikasi publik dan kegiatan sosial.

Ketua Bidang Seni, Kebudayaan dan Kreativitas P2GIM, Indah Purnamasari, mengatakan keberagaman budaya Indonesia perlu terus dikenalkan sekaligus dikembangkan melalui keterlibatan masyarakat.

“P2GIM ingin mendorong persatuan dan solidaritas, semangat gotong royong serta kreativitas generasi bangsa. Salah satunya melalui pengenalan dan pelestarian keberagaman seni dan budaya Indonesia,” ujar Indah.

P2GIM juga menyatakan dukungan terhadap program pembangunan pemerintah melalui kontribusi masyarakat di bidang sosial, ekonomi, budaya dan pemberdayaan.

Dalam materi organisasinya, P2GIM menjadikan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika serta semangat persatuan dan kesatuan sebagai landasan.

Struktur Organisasi Mulai Terbentuk

Untuk memperkuat roda organisasi, P2GIM mulai menyusun struktur kepengurusan. Agus Sukirno dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Tabitha Christabella Napitupulu sebagai Wakil Ketua Umum.

Posisi Sekretaris Jenderal ditempati Nonik Theresiana, Wakil Sekretaris Jenderal Taopik Achmad Priatna dan Bendahara Umum Chika Agustine.

Sementara di tingkat dewan tertinggi, terdapat KGSS. Sultan Sepuh Raden Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., S.H., M.H. sebagai Dewan Pembina; PYM Sultan Malik Samudera Pasai As Syarif Teuku Haji Badruddin Syah ZFA sebagai Dewan Penasehat; Sandy M.I. Tumiwa, S.H. sebagai Dewan Pengawas; serta Sultan Jambi Daarul Haq Sayid Fuad Abdurahman sebagai Dewan Tokoh Spiritual.

Sejumlah bidang juga mulai diisi. RA. Adv. Barbie Kumalasari, S.H. dipercaya sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi.

Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi dipimpin Magdalena Elvi Bayir, dengan Dadang Irfan sebagai wakil ketua dan Bambang Supangat sebagai sekretaris.

Sementara Bidang Seni, Kebudayaan dan Kreativitas dipimpin Indah Purnamasari, dengan Dede Satria sebagai sekretaris.

Taopik menyebut masih terdapat sejumlah posisi yang belum terisi.

“Masih ada beberapa bidang dan divisi yang kosong, termasuk satu kedudukan di dewan tertinggi. Kami menargetkan kelengkapan struktur organisasi dapat diselesaikan tahun ini,” ujarnya.

Dorong Kolaborasi Generasi Muda

Ke depan, P2GIM mengarahkan kegiatannya pada pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial dan pendidikan, pelestarian budaya, kepedulian lingkungan serta pemanfaatan media dan ruang digital.

Wadah tersebut juga dibuka untuk kolaborasi berbagai elemen masyarakat, khususnya mereka yang ingin berkontribusi melalui profesi, keahlian dan bidang masing-masing.

Semangat itu dirangkum dalam slogan “Satu Tekad, Satu Semangat, Satu Tujuan” dan “Bersatu Melangkah Menuju Indonesia Emas.”

Menurut Taopik, semangat tersebut menjadi arah awal P2GIM dalam membangun organisasi yang tidak berhenti pada struktur, tetapi berlanjut pada kegiatan nyata.

“P2GIM ingin menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak bersama melalui pengabdian, pemberdayaan, kreativitas dan pelestarian budaya,” katanya.

Magdalena juga menyampaikan pesan Ketua Umum P2GIM Agus Sukirno yang menjadi pegangan dalam perjalanan organisasi.

“Hati yang tulus adalah hati yang terpanggil untuk bisa menatap kebenaran.”

Pesan tersebut, kata Magdalena, diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh unsur organisasi agar pengabdian dilakukan dengan ketulusan, tanggung jawab dan orientasi pada manfaat bagi masyarakat.

Dengan struktur awal yang mulai terbentuk, P2GIM selanjutnya akan melakukan konsolidasi internal dan menyusun program kerja lintas bidang.

Putra-Putri Generasi Indonesia Maju

“Bergerak Bersama, Mengabdi untuk Negeri, Melestarikan Budaya Indonesia.”**