Radarpost id | Bandung Barat – Satgas Citarum Harum Sektor 8 terus memperkuat upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui patroli sungai, pembersihan sampah, pengelolaan limbah kotoran hewan (KOHE), serta sosialisasi kepada masyarakat.
Pada Selasa, 29 September 2026, kegiatan dilaksanakan oleh sejumlah subsektor di bawah jajaran Sektor 8. Subsektor Parongpong di bawah pimpinan Dansub Peltu Amar melaksanakan patroli selokan yang mengalir menuju DAS di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong. Personel juga membuat loseda di Kampung Lembur Panjang RW 08 Desa Cihideung serta melakukan pendataan dan pengecekan pengelolaan KOHE melalui budidaya cacing Tiger milik Bapak Riyanto di Kampung Cisasawi RT 01 RW 06, Desa Cihanjuang.
Sementara itu, Subsektor Lembang yang dipimpin Serka Ahmad Rukandi melaksanakan pengecekan TPS di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dilanjutkan dengan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Gudangkahuripan.
Kegiatan serupa juga dilakukan Subsektor Ciater dan Sagalaherang di bawah pimpinan Serka Endi Rustandi dan Serma Deny Kurniawan, dengan melaksanakan pembersihan sampah di aliran Anak Sungai Cipabelah, Desa Palasari, Kecamatan Ciater. Personel juga melaksanakan Komsos secara door to door untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai serta tidak membuang sampah ke aliran sungai.
Dansektor 8 Satgas Citarum Harum, Kolonel Infanteri Masrief, menegaskan bahwa kegiatan lapangan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
> “Kami terus mendorong jajaran untuk tidak hanya melakukan pembersihan, tetapi juga memperkuat edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Pengelolaan sampah dan limbah harus dilakukan dari sumbernya, sehingga tidak berakhir di sungai dan mencemari DAS Citarum,” ujar Kolonel Infanteri Masrief.
Menurutnya, sinergi antara Satgas Citarum Harum dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. Edukasi secara langsung melalui Komsos diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Menjaga sungai bukan hanya tugas Satgas, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kebiasaan yang baik dari masyarakat, lingkungan yang bersih dan sehat dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.**












