Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Anakia Production Garap Serial Vertikal Usia Hanyalah Angka, Siapkan 48 Episode

Proyek ini dikembangkan dari pengalaman hidup executive producer Irnawati yang kemudian diolah menjadi cerita drama dengan latar kehidupan sehari-hari.(Istimewa)

Jakarta|| Radarpost.id

Anakia Production menyiapkan serial drama berjudul Usia Hanyalah Angka yang mengangkat kisah tentang semangat berkarya, kreativitas, dan peluang hidup tanpa dibatasi usia. Serial ini dikemas dalam format vertikal untuk menjangkau penonton yang terbiasa menikmati tayangan melalui perangkat seluler.

Persiapan produksi serial tersebut ditandai dengan acara syukuran yang digelar di Restoran Pho Baba, Epiwalk, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Proyek ini dikembangkan dari pengalaman hidup executive producer Irnawati yang kemudian diolah menjadi cerita drama dengan latar kehidupan sehari-hari.

(istimewa)

Melalui serial ini, Anakia Production mencoba menghadirkan kisah yang dekat dengan realitas masyarakat, terutama mengenai kesempatan untuk tetap produktif dan mengembangkan potensi diri di berbagai tahap kehidupan.

Irnawati mengatakan, cerita Usia Hanyalah Angka diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada penonton agar tidak menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Menurutnya, usia bukan alasan untuk berhenti berkarya maupun memberikan manfaat kepada orang lain.

“Jangan pernah menyerah di usia kita yang sudah tidak muda lagi. Walaupun usia sudah tidak muda, kita masih bisa berkarya, bahkan berbuat untuk orang lain,” ujar Irnawati.

Format Vertikal Jadi Pilihan Penyajian Cerita

Dari sisi produksi, Usia Hanyalah Angka dirancang menggunakan format vertikal dengan rasio gambar 9:16. Format ini menjadi pendekatan visual yang menyesuaikan kebiasaan menonton melalui ponsel, terutama untuk tayangan drama berdurasi singkat.

Sutradara Irawan Tanu menjelaskan, serial tersebut direncanakan memiliki 48 episode dengan durasi sekitar dua hingga tiga menit untuk setiap episode.

Proses pengambilan gambar direncanakan berlangsung selama lima hari. Sejumlah lokasi yang disiapkan meliputi kawasan Cijantung, Keranggan, dan Kuningan, Jakarta.

Penggunaan latar perkotaan, termasuk gedung-gedung bertingkat, menjadi bagian dari pendekatan visual yang disiapkan untuk mendukung cerita.

Format drama vertikal menuntut penyampaian cerita secara ringkas agar konflik dan perkembangan karakter tetap dapat diikuti dalam durasi terbatas. Karena itu, pengembangan karakter serta penyusunan adegan menjadi bagian penting dalam proses produksi serial ini.

Cerita tentang Kreativitas dan Peluang Usaha

Selain mengangkat persoalan usia, Usia Hanyalah Angka turut mengeksplorasi peluang memperoleh penghasilan melalui ide, kreativitas, dan kolaborasi di luar pekerjaan formal.

Dalam cerita tersebut, karakter yang diperankan Irnawati digambarkan sebagai pemilik manajemen agensi live streaming. Ia merangkul orang-orang dengan beragam gagasan untuk dikembangkan bersama.

Konflik dan dinamika kehidupan para karakter menjadi landasan cerita untuk memperlihatkan bagaimana peluang dapat muncul dari keberanian mencoba sesuatu yang baru.

Irawan berharap, serial ini dapat mendorong penonton untuk melihat kemungkinan lain dalam kehidupan, termasuk ketika kesempatan yang tersedia tidak selalu sesuai dengan rencana awal.

Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh usia. Kemauan untuk mencoba, kreativitas, dan tujuan yang positif juga menjadi faktor penting dalam mengejar keinginan.

Dalam proses penggarapan, Irawan turut memberikan pendampingan akting kepada Irnawati yang baru pertama kali terjun ke dunia seni peran. Pembacaan naskah dan latihan dilakukan untuk membantu para pemain memahami karakter serta membangun adegan yang terasa natural.

Deretan Pemain Usia Hanyalah Angka

Serial Usia Hanyalah Angka disutradarai Irawan Tanu, dengan Irnawati sebagai executive producer, Rini Astri sebagai assistant producer, Hendra Suhendi sebagai line producer, dan Andi Afdilah sebagai produser pelaksana.

Sejumlah pemain yang terlibat di antaranya Irna Frans sebagai Popy, Ananda George sebagai Farhan, Indri Octaviani sebagai Vanya, Rantya Affandy sebagai Giska, Meldian Maladi sebagai Bara, dan Keke Kartika sebagai Soraya.

Pemeran lainnya meliputi Rini Astri sebagai Wanda, Arry Febrian sebagai Edwin, Ardhana Jovin sebagai Darrel, Ricky W Miraza sebagai Dito, Yogasz sebagai Boby, Eriez Muchsin sebagai Manager Evan, serta Yayan Femix sebagai Pak Rudi.

Melalui format serial pendek dan kisah yang berangkat dari kehidupan sehari-hari, Usia Hanyalah Angka berupaya memadukan drama dan hiburan dengan pesan tentang kreativitas serta kesempatan untuk terus berkarya.

Serial ini juga menjadi upaya Anakia Production mengeksplorasi penyajian cerita melalui format vertikal yang semakin relevan dengan pola konsumsi tayangan digital.