Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Berita  

Babinsa Jatijajar Serda Mamonto Bantu Mediasi Perselisihan Warga

Radarpost id | Depok || – Babinsa Kelurahan Jatijajar, Serda Mamonto, turut berperan dalam membantu meredam ketegangan dan memediasi perselisihan antara warga RT 07 RW 01 Kelurahan Jatijajar dengan penghuni Perumahan Zenix Cimanggis, Kota Depok. Melalui mediasi yang berlangsung secara kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya saling menyampaikan permohonan maaf dan sepakat menyelesaikan persoalan tanpa memperpanjang konflik.

Mediasi tersebut berlangsung pada Minggu (11/10/2026) malam, mulai pukul 18.15 hingga 22.20 WIB, bertempat di Musholla Al-Muttaqin, RT 07 RW 01, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Mamonto bersama Bhabinkamtibmas, unsur Koramil 06/Cimanggis, kepolisian, lurah, serta pengurus lingkungan berupaya menciptakan suasana kondusif agar perselisihan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Hadir dalam mediasi tersebut Lurah Jatijajar R. Dandi, Pawas Polres Depok AKP M. Sopian, Pawas Polsek Cimanggis Iptu Karyoto, Ipda Gilbert selaku Ka SPK Polsek Cimanggis, Peltu Sutarna selaku Batih Tuud Koramil 06/Cimanggis, Ketua RW 01 Ahmad Mauludin, Ketua RT 07 Warjiono, serta perwakilan warga dan pihak terkait lainnya.

Berawal dari Pembakaran Sampah dan Unggahan Media Sosial

Perselisihan bermula pada 29 September 2026, ketika Soleh, warga RT 07 Kelurahan Jatijajar, membakar sampah di kebunnya. Asap dari pembakaran tersebut menyebar hingga memasuki area Perumahan Zenix Cimanggis dan mengganggu kenyamanan salah satu penghuni, yakni Agung.

Merasa terganggu, Agung kemudian merekam dan mengunggah kejadian tersebut melalui media sosial TikTok dan Instagram. Namun, unggahan itu dinilai menyudutkan keluarga Soleh sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di pihak yang bersangkutan.

Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian Tim Maung Kota Depok yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi pembakaran sampah dengan didampingi staf RW 01, Rozak Ruskanta. Berdasarkan keterangan dalam kronologi kejadian, pembakaran sampah tersebut dilakukan saat itu dan tidak ditemukan persoalan lanjutan di lokasi.

Meski demikian, unggahan di media sosial memicu kesalahpahaman di antara kedua pihak. Keluarga Soleh meminta agar video tersebut dihapus, tetapi permintaan itu tidak dipenuhi oleh Agung.

Situasi kemudian berkembang hingga warga melakukan pemagaran jalan akses menuju Perumahan Zenix Cimanggis.

Ketegangan kembali meningkat pada Minggu sore ketika Agung hendak memasuki kawasan perumahan. Kendaraan yang dibawanya ditempatkan di tengah jalan karena akses dalam kondisi dipagar, sehingga menghambat warga RT 07 yang hendak melintas.

Kondisi tersebut memicu emosi warga dan mendorong perlunya langkah cepat untuk mencegah terjadinya konflik lebih lanjut.

Serda Mamonto Turut Redam Ketegangan Warga

Dalam situasi tersebut, Babinsa Kelurahan Jatijajar Serda Mamonto turut membantu upaya mediasi bersama Bhabinkamtibmas, jajaran kepolisian, dan personel Koramil 06/Cimanggis di bawah pimpinan Peltu Sutarna.

Kehadiran aparat kewilayahan bersama unsur pemerintah setempat menjadi bagian penting dalam mempertemukan pihak-pihak yang berselisih dan membuka ruang komunikasi agar persoalan dapat diselesaikan secara damai.

Mediasi sebelumnya telah diupayakan pada Minggu siang, sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi belum menghasilkan kesepakatan karena Agung tidak hadir. Mediasi kembali dilakukan pada malam hari dengan menghadirkan pihak-pihak terkait.

Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya diberikan kesempatan untuk menyampaikan penjelasan, mengakui kekeliruan masing-masing, serta mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.

Kedua Pihak Saling Meminta Maaf

Dalam mediasi tersebut, Soleh menyampaikan permohonan maaf kepada Agung atas pembakaran sampah yang menyebabkan asap masuk ke dalam rumahnya. Soleh menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mengganggu kenyamanan maupun aktivitas Agung dan keluarganya.

Ia juga menyadari bahwa asap pembakaran tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi penghuni perumahan. Karena itu, Soleh berharap persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan agar hubungan baik antarwarga tetap terjaga.

Di sisi lain, Agung turut menyampaikan permohonan maaf kepada Soleh atas sikapnya yang sempat memarahi Soleh serta merekam dan menyebarluaskan video kejadian tersebut melalui media sosial.

Agung menjelaskan bahwa tindakannya dilatarbelakangi rasa terganggu akibat asap yang masuk ke rumahnya. Namun, ia menyadari bahwa cara menyikapi persoalan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman dan berpotensi memicu perselisihan antarwarga.

Kedua pihak kemudian diharapkan dapat saling memahami, menjaga komunikasi, dan tidak memperpanjang persoalan yang telah terjadi.

Utamakan Kerukunan dan Penyelesaian Kekeluargaan

Kehadiran Babinsa Serda Mamonto bersama unsur terkait dalam proses mediasi menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendorong warga menyelesaikan persoalan melalui dialog.

Dengan tercapainya kesepahaman melalui mediasi, perselisihan antara warga RT 07 RW 01 Kelurahan Jatijajar dan penghuni Perumahan Zenix Cimanggis dinyatakan selesai secara kekeluargaan.

Kedua belah pihak diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, menjaga silaturahmi, serta mengedepankan toleransi dan komunikasi demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.**