Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

HLN ke-81, PLN UIP2B JAMALI Dorong UMKM Berkembang dan Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Depok || Radarpost.id

Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya diwujudkan melalui pendampingan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Desa Situ Udik, Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban DKI Jakarta dan Banten (UP2B Jakban) untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, mengembangkan peluang usaha, serta mengoptimalkan potensi lokal.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari keterampilan produksi hingga pengelolaan usaha.

“Setiap UMKM memiliki potensi untuk berkembang. Dengan dukungan yang tepat, mulai dari keterampilan produksi hingga pengelolaan usaha, kami berharap para pelaku UMKM semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya, melihat peluang baru, dan membawa manfaat yang lebih besar bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Munawwar. Rabu, 13 Oktober 2026.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diberikan kepada UMKM pengolahan ikan nila crispy melalui penyediaan bahan baku untuk membantu menjaga keberlangsungan produksi. PLN UIP2B Jamali juga mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial serta pencatatan keuangan yang lebih tertib dan sistematis. Bekal tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM mengelola usaha dengan lebih baik dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Penguatan kapasitas masyarakat juga dilakukan melalui pendampingan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Melalui PLN UP2B Jakban, program ini dilaksanakan melalui pelatihan yang memadukan pembekalan teknis, diskusi, dan praktik lapangan. Pengetahuan tersebut menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengelola budidaya secara lebih produktif dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Hasil budidaya selanjutnya dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui pengolahan ikan nila menjadi ikan nila crispy yang dikelola kelompok ibu-ibu anggota Poklahsar Bina Sejahtera. Proses ini memperluas peluang pemanfaatan hasil panen, dari komoditas perikanan menjadi produk siap jual. Dengan dukungan keterampilan produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan, masyarakat diharapkan semakin mampu mengembangkan usaha dan menjaga keberlangsungannya.

Selain pengembangan produk, program pemberdayaan juga mendorong pemanfaatan teknologi budidaya yang dapat diterapkan ketika ketersediaan air terbatas. Limbah budidaya ikan nila berbasis bioflok turut dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk membantu menjaga kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Pemanfaatan tersebut membuka peluang agar kegiatan budidaya tidak hanya menghasilkan produk perikanan, tetapi juga memberikan nilai guna bagi sektor pertanian.

Sejalan dengan tema Hari Listrik Nasional ke-81, “Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia”, PLN UIP2B Jamali terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali, tetapi juga melalui pelaksanaan program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, PLN berharap para pelaku UMKM semakin mampu mengembangkan potensi usahanya secara mandiri, menciptakan peluang ekonomi baru, serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi masyarakat.