Depok || Radarpost.id
Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Depok tengah mematangkan persiapan tiga gelaran catur besar yang akan berlangsung berurutan, yakni Turnamen Piala Wali Kota Depok, Kejuaraan Nasional (Kejurnas), dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Mewakili Walikota Depok, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Depok, Mohammad Fitriawan, secara resmi membuka Turnamen Catur Piala Walikota Depok 2026.
Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan catur sebagai sarana melatih kecerdasan, taktik, dan pembentukan karakter.
“Dengan dibukanya turnamen ini, diharapkan lahir atlet-atlet catur muda berbakat dari Kota Depok yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Nasional maupun Internasional,” Fititiawan, Sabtu (17/10/2026) usai membuka acara turnamen catur piala Walikota Depok.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta yang telah memilih jalur sebagai atlet catur agar senantiasa giat berlatih, tekun, menghargai senior serta pelatih, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu Wakil Ketua Percasi Kota Depok, Andriyanto Eko Ariwibowo memastikan seluruh pengurus, klub, dan pelatih terus bergerak menyiapkan strategi agar ketiga agenda tersebut berjalan sukses dan berprestasi maksimal.
Untuk agenda terdekat, Turnamen Piala Wali Kota Depok akan digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026 di Balai Kota Depok.
“Alhamdulillah Percasi Kota Depok mendapatkan amanah untuk menyelenggarakan turnamen tersebut di Balai Kota. Ini menjadi prestasi tersendiri bahwa catur di Kota Depok hadir, eksis, dan pecah,” ujar Wakil Ketua Percasi.

Turnamen Piala Wali Kota Depok ini tidak hanya diperuntukkan bagi Master, tetapi juga kategori Non-Master hingga pelajar TK, SD, SMP, SMA.
Panitia mencatat antusiasme tinggi, sebanyak 270 peserta untuk 5 kategori sudah terdaftar dan kuota habis, bahkan pendaftar masih terus bertambah.
“Kita ingin memastikan ada tongkat estafet yang berkelanjutan. Junior-junior kita bina sedemikian rupa bekerja sama dengan semua unsur, seluruh pengurus, klub, sekolah, bahkan pemerintah daerah,” ungkap Andri, sapaan akrabnya.
Selain Piala Wali Kota Depok, Percasi juga fokus pada Kejurnas 2026 yang akan digelar di Serang, Banten pada 23-29 Oktober. Menjadi bagian dari kontingen Pemprov Jabar, Percasi Kota Depok akan mengirimkan 22 atlet.
“Tim pelatih sudah bekerja keras, melakukan TC (training center), klub juga terus melakukan pelatihan dan try out. Apapun yang bisa menaikkan performa anak-anak kita lakukan,” jelasnya.

Untuk Porprov Jabar 2026 yang akan digelar pada 6-16 November mendatang, Kota Depok akan mengirim sembilan atlet. Rinciannya, beregu putra 5 orang, perorangan putri 2 orang, senior putra 1 orang, dan veteran 1 orang.
Capaian lolos kualifikasi Porprov di Tasikmalaya tahun 2025 menjadi bukti pembinaan junior yang sempat diragukan kini berbuah hasil. Hampir semua nomor lolos kualifikasi meski persiapan saat itu hanya 2 bulan.
“Kita hanya tidak lolos satu nomor. Itu membuktikan pilihan kita memberikan aura positif bagi percaturan Kota Depok,” ungkapnya.
Menatap Porprov, katanya lagi, Percasi Depok memasang target emas.
“Target kita emas, entah dari beregu putra, perorangan putri, terbuka putra, ataupun veteran. Kita main nothing to lose, kita bermain sebagai kuda hitam melawan para Master, bahkan ada GM dan WGM, tapi siapa takut,” tegasnya.
“Ditambah dukungan KONI dan Pemda, meski subsidi tidak 100%, kita bisa bersama memberangkatkan dan melatih anak-anak kita secara maksimal,” pungkasnya. (**).











