Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Mensos: Siswa Sekolah Rakyat Makin Percaya Diri Setelah Setahun Belajar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf.(Dok Mensos).

Sumedang|| Radarpost.id

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan siswa Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan dalam kepercayaan diri setelah menjalani pendidikan selama sekitar satu tahun.

Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Dialog Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10).

Menurut dia, perubahan tersebut terlihat dari keberanian siswa tampil di hadapan publik melalui berbagai kegiatan, mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, pidato, tari tradisional, hadrah, hingga atraksi karate.

“Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik, di depan masyarakat, di depan audiens,” kata Gus Ipul.

Ia mengatakan perkembangan siswa tidak hanya terlihat dari aspek kepercayaan diri, tetapi juga pada kesehatan, kemampuan akademik, dan kedisiplinan.

Salah satu siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Ai Rahayu, dalam kegiatan tersebut membacakan puisi berjudul “Kami Akan Menembus Cadas Kehidupan”.

Penampilan para siswa tersebut mendapat perhatian dari orang tua yang hadir. Kegiatan itu menjadi bagian dari dialog antara pemerintah, siswa, dan orang tua mengenai proses pendidikan di Sekolah Rakyat.

Gus Ipul juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak tahap rintisan hingga penggunaan gedung permanen.

Ia mengatakan pemerintah pusat masih akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memenuhi sejumlah kebutuhan penyelenggaraan sekolah, termasuk kecukupan guru dan tenaga kependidikan.

“Kita akan bekerja sama dengan Pak Bupati, melengkapi semua kebutuhan yang mungkin masih perlu waktu untuk memenuhinya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung keberadaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu sarana pendidikan bagi masyarakat.

Ia berharap sekolah tersebut dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-citanya.

“Sekolah Rakyat adalah salah satu yang akan menghadirkannya,” kata Dony.

Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang saat ini menampung sekitar 476 siswa yang terdiri atas 113 siswa SD, 196 siswa SMP, dan 167 siswa SMA.

Program Sekolah Rakyat sendiri diarahkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Sebelumnya, Kemensos juga menyebut perubahan siswa dalam aspek kedisiplinan, kepercayaan diri, kemampuan akademik, dan optimisme menjadi salah satu perkembangan yang diamati dalam penyelenggaraan program tersebut.