JAKARTA|| Radarpost.id
Band rock pendatang baru, Mudgarden, resmi memperkenalkan diri di industri musik Indonesia melalui single perdana berjudul Berag. Mengusung karakter rock yang enerjik, mentah, dan spontan, trio beranggotakan remaja berusia rata-rata 17 tahun ini menawarkan perspektif berbeda tentang jatuh cinta melalui lirik dan filosofi yang tidak biasa.
Mudgarden diperkuat oleh Firza pada drum, Nelson Zaky sebagai vokalis sekaligus gitaris, serta Bagas pada bass. Ketiganya memadukan permainan instrumen yang bertenaga dengan karakter musik rock yang lepas dari formula pop konvensional.
Lewat Berag, Mudgarden mengangkat dinamika perasaan seseorang ketika jatuh cinta, terutama saat menghadapi perasaan yang terpendam. Di balik judulnya yang terkesan nyeleneh, lagu ini menyimpan pesan tentang pentingnya mengungkapkan perasaan daripada terus memendamnya.
Filosofi tersebut menggambarkan kondisi ketika seseorang semakin berusaha menahan perasaan, semakin besar pula tekanan emosional yang dirasakan. Pada akhirnya, mengungkapkan atau melepaskan perasaan menjadi salah satu cara untuk memperoleh kelegaan tanpa terjebak dalam pemikiran berlebihan atau overthinking.
Pendekatan lirik yang tidak biasa ini menjadi bagian dari identitas musikal Mudgarden. Mereka mencoba menyampaikan persoalan percintaan yang dekat dengan kehidupan anak muda melalui sudut pandang yang lebih santai, spontan, dan dibalut energi musik rock.

Dari sisi musikalitas, Berag ditulis dan dikomposeri oleh Adit Element, yang sekaligus bertindak sebagai produser musik. Aransemen lagu memadukan elemen rock klasik dengan sentuhan modern, menghadirkan komposisi yang menonjolkan karakter vokal, permainan gitar, serta ritme drum dan bass yang kuat.
Proyek pembentukan Mudgarden sendiri berawal dari inisiatif mendiang Lucky Widja yang bertindak sebagai produser. Setelah kepergiannya, visi awal tersebut dilanjutkan oleh tim produksi hingga single Berag selesai diselesaikan dan dirilis.
Proses produksi melibatkan sejumlah studio dan tenaga profesional. Perekaman drum dan bass dilakukan di Bros Studio, sedangkan gitar dan vokal direkam di Defjones Studio.
Tahap mixing dan mastering ditangani Jones Roma untuk menjaga keseimbangan suara sekaligus mempertahankan karakter rock yang menjadi ciri khas lagu tersebut.
Single Berag dirilis melalui label AD Record dan tersedia di berbagai platform streaming digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Dalam penggarapannya, Mudgarden juga didukung oleh Andra Daradjatun sebagai executive producer, Gusti yang menangani pengembangan merek dan artwork, serta Aura Khansa pada strategi media sosial. Video musik resmi lagu tersebut disutradarai Drewgon dari Nowdays Outdoor Production, sementara dokumentasi dan pengambilan gambar ditangani Gil.tri.
Kehadiran Berag langkah menjadi awal Mudgarden dalam memperkenalkan karakter dan arah musikal mereka di skena rock alternatif Indonesia.
Dengan usia yang masih belia, Firza, Nelson Zaky, dan Bagas membawa semangat eksplorasi untuk mengembangkan karya yang merepresentasikan kebebasan berekspresi generasi muda.
Melalui single perdananya, Mudgarden tidak hanya memperkenalkan musik rock dengan energi yang segar, tetapi juga menghadirkan cerita tentang percintaan dengan pendekatan yang ringan, spontan, dan berbeda dari kebanyakan lagu bertema patah hati maupun romantika anak muda.










