Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Olivia Zalianty Garap Lagu Pancasila, Isyana Sarasvati Isi Vokal dengan Sentuhan Opera

Lagu Pancasila ini menjadi upaya Olivia menghadirkan pendekatan berbeda dalam memperkenalkan dasar negara kepada masyarakat.(Dok Instagram pribadi).

JAKARTA|| Radarpos.id

Musik tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan kebangsaan. Hal inilah yang coba diwujudkan produser Olivia Zalianty melalui karya musik bertajuk Lagu Pancasila yang menggabungkan teks lima sila dengan aransemen orkestra dan sentuhan opera.

Dalam proyek musik tersebut, Olivia menggandeng penyanyi Isyana Sarasvati sebagai pengisi vokal. Pemilihan Isyana didasarkan pada karakter suaranya yang dinilai mampu menyatu dengan komposisi orkestra sekaligus menghadirkan nuansa musikal yang megah.

Lagu Pancasila ini menjadi upaya Olivia menghadirkan pendekatan berbeda dalam memperkenalkan dasar negara kepada masyarakat. Melalui perpaduan melodi, aransemen, dan kekuatan vokal, ia ingin mengajak pendengar tidak sekadar menghafal lima sila, tetapi juga memahami dan meresapi nilai yang terkandung di dalamnya.

Olivia menjelaskan, gagasan tersebut berangkat dari keinginannya menghadirkan pengalaman musikal yang berbeda ketika masyarakat mendengarkan teks Pancasila. Menurutnya, musik memiliki kekuatan emosional yang dapat membangun kedekatan pendengar dengan pesan yang disampaikan.

“Secara pribadi, saya ingin warga negara Indonesia bisa lebih meresapi nilai-nilai Pancasila melalui lagu. Ketika Pancasila hanya dibacakan saat upacara bendera, pengalaman yang dirasakan tentu berbeda dibandingkan ketika kita mendengarkannya melalui musik,” ujar Olivia dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Minggu (4/10/2026).

Dari sisi musikalitas, Olivia memilih mempertahankan teks lima sila Pancasila secara utuh tanpa penambahan maupun perubahan kata. Tantangan kreatifnya terletak pada bagaimana menyusun komposisi musik yang mampu memberikan nuansa baru tanpa mengubah substansi pesan dasar negara.

“Kami benar-benar tidak ada satu kata pun yang kami tambahkan atau ubah dari teks Pancasila. Kami hanya mengaransemen musiknya agar masyarakat bisa mendengarkan lima sila tersebut melalui pengalaman musikal yang berbeda,” katanya.

Aransemen orkestra dan konsep opera dipilih untuk membangun suasana megah sekaligus memberikan ruang bagi karakter vokal Isyana. Latar belakang Isyana dalam musik klasik dan opera menjadi salah satu pertimbangan Olivia dalam menentukan penyanyi yang membawakan karya tersebut.

Selain pertimbangan teknis vokal, keterlibatan Isyana juga diharapkan dapat memperluas jangkauan pendengar, khususnya generasi muda. Dengan pendekatan musik yang lebih dekat dengan perkembangan industri musik, pesan kebangsaan diharapkan dapat diterima melalui medium yang akrab bagi berbagai kalangan.

Olivia menilai, musik dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat yang semakin beragam. Melalui karya ini, ia ingin menghadirkan ruang apresiasi terhadap dasar negara dengan pendekatan seni yang lebih emosional.

Ia juga berharap Lagu Pancasila tidak hanya didengarkan sebagai sebuah karya musikal, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Olivia, penghayatan terhadap Pancasila tidak cukup berhenti pada hafalan atau pengucapan lima sila. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan dalam sikap, perilaku, serta kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Melalui perpaduan orkestra, vokal Isyana Sarasvati, dan teks Pancasila yang tetap utuh, proyek ini memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi medium alternatif untuk menyampaikan pesan kebangsaan kepada lintas generasi.