Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pestapora 2026 Hadirkan 330 Penampil di 19 Panggung, Festival Musik Jakarta dengan Format Paling Padat

Festival musik lintas genre ini menghadirkan sekitar 330 penampil dalam 19 panggung selama tiga hari penyelenggaraan.(Istimewa)

JAKARTA|| Radarpost.id

Pestapora 2026 akan kembali digelar di Jakarta pada 25-27 September 2026 dengan skala yang semakin besar. Festival musik lintas genre ini menghadirkan sekitar 330 penampil dalam 19 panggung selama tiga hari penyelenggaraan.

Pestapora 2026 berlangsung di kawasan Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, festival mengusung tema “Celebration of Surprises”, dengan sejumlah kolaborasi dan penampilan khusus yang menjadi bagian dari konsep acara.

Jumlah penampil yang mencapai ratusan membuat Pestapora tidak hanya menjadi ruang pertunjukan musik, tetapi juga mencerminkan perkembangan ekosistem festival musik di Indonesia yang semakin beragam.

Direktur Festival Pestapora, Kiki Aulia Ucup, mengatakan sebanyak 330 penampil akan mengisi berbagai panggung selama festival berlangsung.

“Total ada 330 penampil. Ya kita kembali lagi ke era posternya Pestapora yang tulisannya sangat kecil,” ujar Ucup dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Rabu (23/9/26).

Menurutnya, banyaknya musisi yang terlibat membuat penyusunan jadwal menjadi salah satu tantangan tersendiri. Rundown Pestapora 2026 juga telah diumumkan menjelang pelaksanaan festival.

Salah satu daya tarik Pestapora 2026 adalah sejumlah penampilan yang membawa unsur nostalgia sekaligus kolaborasi lintas generasi.

Kerispatih akan tampil bersama Sammy Simorangkir, sementara King Nassar juga menjadi salah satu nama yang disiapkan untuk memeriahkan festival.

Ada pula kolaborasi Ardhito Pramono dan Danilla bersama Erwin Gutawa pada hari pertama. Mereka akan membawakan repertoar yang mengambil nuansa musik pop era 1980-an atau yang disebut Ucup sebagai city pop.

Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana festival musik kini tidak hanya mengandalkan pertunjukan tunggal dari masing-masing musisi, tetapi juga menciptakan pertemuan antarmusisi dengan karakter berbeda.

Pestapora 2026 juga menandai kembalinya Syahrini ke panggung musik setelah sekitar tujuh tahun vakum.

Selain itu, Fourtwnty dijadwalkan tampil bersama Erwin Gutawa Orchestra. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu momen yang mempertemukan musik populer dengan format orkestrasi.

Pestapora 2026 juga memperluas jangkauan festival dengan menghadirkan musisi internasional.

Untuk pertama kalinya, festival ini menghadirkan musisi asal Korea Selatan, yakni Tuesday Beach Club dan Mombrimz.

Kehadiran dua musisi tersebut menambah warna dalam festival yang sejak awal menggunakan konsep lintas genre. Penampil internasional ditempatkan berdampingan dengan musisi Indonesia dari berbagai generasi dan latar musik.

Dengan demikian, Pestapora 2026 tidak hanya menawarkan pertunjukan musik kepada penonton, tetapi juga membuka ruang pertemuan antara skena musik Indonesia dan musisi dari luar negeri.

Selain nama-nama tersebut, ratusan musisi lain akan tampil dalam Pestapora 2026.

Beberapa di antaranya adalah Juicy Luicy, Wijaya 80, Vierratale, Teenage Death Star, Fiersa Besari, Ari Lasso, Danilla, Rhoma Irama, Raisa, Baale, Barasuara, Bernardya, Jirayut, Maliq & D’Essentials, Mahalini, Dialog Dini Hari, Happy Asmara, dan DNA.

Dengan 19 panggung, penonton akan berhadapan dengan pilihan pertunjukan yang berlangsung secara paralel selama festival.

Format tersebut sekaligus menjadi karakter utama Pestapora: mempertemukan banyak genre, generasi, dan karakter musisi dalam satu kawasan festival.

Pestapora 2026, festival musik lintas genre dengan sekitar 330 penampil dan 19 panggung.

Ratusan musisi Indonesia serta musisi Korea Selatan seperti Tuesday Beach Club dan Mombrimz.

Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selain skala penampil yang besar, Pestapora menghadirkan sejumlah kolaborasi khusus, comeback musisi, pertunjukan orkestra, hingga penampil internasional.

Melalui 19 panggung yang menghadirkan penampil secara paralel dengan tema “Celebration of Surprises”.

Dengan ratusan penampil dalam tiga hari, Pestapora 2026 menjadi salah satu agenda besar dalam kalender festival musik Jakarta. Tantangannya bukan hanya menghadirkan banyak nama, tetapi juga membuat setiap panggung memiliki pengalaman berbeda bagi penonton.

Pada akhirnya, kekuatan Pestapora 2026 akan ditentukan oleh bagaimana 330 penampil tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman musik yang saling terhubung—dari nostalgia, musik populer, skena independen, hingga kolaborasi lintas generasi dan negara.