Depok || Radarpost.id
Ribuan pelajar dari berbagai jenjang sekolah di Kota Depok antusias mengikuti kejuaraan Taekwondo antar Pelajar Piala Dinas Pendidikan Kota Depok, mulai tingkat TK, SD, SMP SMA atau sederajat, dan klub dari bawah naungan Pengcab.
Pertandingan tersebut digelar selama dua hari di Gedung Olahraga (GOR) GDC Kecamatan Cilodong, Kota Depok pada Minggu (11/10/2026).
Ajang ini diikuti sekitar 1.150 pelajar dari berbagai sekolah dan klub pengcab Taekwondo, hal ini menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus pencarian bibit-bibit atlet berbakat di bidang olahraga bela diri.
Sekretaris Disdik Kota Depok, Siti Nurjanah menyampaikan, bahwa ajang kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk memburu medali atau meraih prestasi semata. Lebih dari itu, ajang ini menjadi sarana silaturahmi, melatih kedisiplinan, serta mengasah bakat para pelajar.

“Lawan bertanding di lapangan bukanlah musuh, melainkan rekan untuk saling berkembang, berlatih, dan mengasah diri agar dapat meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Bagi yang menang tidak boleh sombong, dan bagi yang belum meraih hasil maksimal harus tetap semangat serta rajin berlatih,” ujarnya dalam sambutan, yang mewakili Kadisdik Kota Depok Wahid Suryono.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Depok, Zikri Dwi Darmawan mengatakan, Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kota Depok dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

“Selain sebagai ajang tahunan bagi pelajar, kejuaraan ini juga menjadi momentum penting bagi Pengcab TI Kota Depok dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang, di mana Kota Depok turut menjadi salah satu tuan rumah,” ucap Zikri.
“Dengan semangat yang tercipta tentunya diharapkan adanya peningkatan dan munculnya atlet-atlet berkualitas, serta motivasi untuk terus melakukan kegiatan produktif,” ungkapnya.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakil Ketus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok Widopratikno, pentingnya kegiatan positif seperti kejuaraan Taekwondo ini untuk membina generasi muda.
“KONI sangat mendukung kejuaraan taekwondo ini,” ujar Wido.

“Kegiatan olahraga seperti ini penting untuk menghindarkan anak-anak dari kenakalan remaja serta membimbing mereka menuju prestasi. Jika anak-anak berlatih dengan giat dan mampu berprestasi hingga tingkat internasional seperti SEA Games, peluang dan bonus penghargaan besar sudah menanti,” tandasnya.
“Kami berharap para peserta terus semangat, giat berlatih, dan bercita-cita menjadi juara,” ungkap perwakilan KONI.
Sementara Ketua Panitia Hendra Cipta menyampaikan, kejuaraan diikuti sebanyak lebih dari 1.150 pelajar dari berbagai sekolah, klub, mengikuti Kejuaraan Taekwondo Pelajar Tingkat Kota Depok.

“Mempertandingkan nomor kompetisi utama seperti Kyorugi (tanding) dan Poomsae (jurus/keindahan gerakan). Bertujuan untuk menyaring potensi emas atlet usia dini, melatih kedisiplinan, serta mengasah mental juara para pelajar di Kota Depok,” ujar Hendra.
“Bagi yang mendapatkan Juara pertama akan menerima 5 juta, Juara kedua 3 juta dan Juara ketiga 2 juta, selain itu juga ada atlet terbaik di masing-masing kelompok nomer pertandingan,” tuturnya.
“Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, panitia dan para pihak terkait berharap ajang ini dapat terus melahirkan atlet-atlet taekwondo berbakat yang mampu mengharumkan nama Daerah, di ajang Porprov Jabar,” tutup Sekretaris Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kota Depok Sabeum Rizki Ilhamsah. (**).












