Depok || Radarpost.id
Demam olahraga padel kini tengah melanda Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan sukses digelarnya ajang Walikota Depok Padel Cup 2026, yang menjadi kejuaraan padel pertama di Kota Depok.
Ajang bergengsi yang beelangsung di Court Dept Hause, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu, (18/10/2026), ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sukses menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Acara yang diinisiasi lewat kerja sama antara PBPI (Persatuan Padel Seluruh Indonesia) Kota Depok dan berbagai pihak terkait ini mencatatkan rekor sebagai dengan jumlah peserta terbesar di Kota Depok.
Ketua Umum PBPI Kota Depok, Prasetyo Aldiansyah, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan penuh Pemerintah Kota Depok, khususnya Wali Kota Depok, dalam memajukan cabor anyar ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Depok atas kepercayaan dan kesempatannya berkolaborasi dalam ajang Wali Kota Depok Padel Cup 2026,” ucap Prasetyo.
“Bagi PBPI, ini bukan sekadar turnamen, melainkan langkah nyata membangun ekosistem dan budaya padel di Depok,” paparnya.

Ia menambahkan, padel memiliki keunikan karena mampu menjembatani olahraga rekreasi (recreational sport) sekaligus kompetisi profesional.
Hal itulah yang diusung dalam turnamen Wali Kota Cup kali ini, ada enam kategori dipertandingkan, mulai dari kategori Men’s & Women’s pemula, advanced, hingga kategori unik yang menarik perhatian penonton, yakni kompetisi “Pasutri” (Pasangan Suami-Istri) yang dijuluki sebagai ajang “ujian rumah tangga”.
“Respons masyarakat Depok sangat positif. Semakin banyak yang tertarik bermain, bergabung dengan komunitas, hingga ikut kompetisi. Kami berharap kejuaraan ini makin mengukuhkan Kota Depok sebagai salah satu hub utama perkembangan padel di Indonesia,” ujarnya.
Prasetyo menyampaikan, rasa bangga atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Tercatat ada hampir 40 venue lapangan padel yang kini berdiri di Kota Depok.

Jumlah fasilitas ini dinilai sangat mumpuni untuk memfasilitasi perkembangan ekosistem olahraga padel serta melahirkan bibit-bibit atlet potensial baru.
“Depok saat ini memiliki atlet-atlet berprestasi hingga tingkat Asia, seperti kategori U-12 putra yang meraih peringkat nomor satu se-Asia, serta perwakilan di kategori U-16 dan U-18 yang menempati peringkat enam besar se-Asia. Tugas kita bersama sebagai federasi adalah terus menjaga dan melahirkan atlet-atlet baru,” papar Prasetyo.

Sementara itu Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri, mengatakan tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, perhelatan ini juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal.
“Dengan membludaknya peserta dan penonton yang datang dari berbagai daerah untuk berwisata kuliner dan berbelanja, sektor UMKM di Kota Depok turut merasakan peningkatan omzet yang signifikan,” ucap Supian.

Kabar Baik untuk Porprov Jabar 2026
Dalam kesempatan yang sama, diumumkan pula kabar gembira bahwa Kota Depok resmi terpilih sebagai tuan rumah eksibisi Padel dalam ajang Porprov Jabar 2026.
Rangkaian eksibisi ini rencananya akan diselenggarakan pada 15 hingga 19 November 2026 mendatang.
Pemerintah Kota Depok bersama PBPI Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan jangka panjang agar padel dapat tumbuh menjadi industri olahraga yang besar, menyehatkan masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. (**).












