Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

DPP BKPRMI: Optimistis Delapan GERBANG EMAS Gerakan Ekonomi Berbasis Masjid Semakin Kuat dan Mandiri

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI), Nanang Mubarok menyampaikan harapannya saat acara tasyakuran dan puncak Milad BKPRMI yang ke-48 di Aula SDIT Ar-Rahmah, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Minggu (7/9/2025).

“Di hari yang berkah ini bertepatan dengan momentum Milad BKPRMI kami berkomitmen bersama Pemerintah dan stakeholder untuk membangun indonesia maju menuju Indonesia emas 2045,” ungkap Nanang.

Menurutnya, BKPRMI tumbuh dan berkembang di seluruh nusantara Indonesia, struktur kepengurusan bahkan sudah sampai pada tingkat desa dan kelurahan.

“Program BKPRMI selama 48 tahun berhikmat untuk Indonesia mulai lahirnya tahun 1977 hingga tahun 2025 sudah dirasakan oleh masyarakat diantaranya adalah pembinaan dan pemberdayaan guru ngaji,” kata Ketum.

“Gerakan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, Gerakan Pemelihara Masjid, Festival Anak Sholeh Indonesia, hingga kegiatan kemanusiaan dalam merespon setiap kejadian bencana,” lanjutnya.

BKPRMI juga mengapresiasi upaya DPD BKPRMI Kota Depok dalam membangun remaja masjid berkembang.

“Ke depan BKPRMI akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan program-program yang seiring sejalan dengan program Pemerintah,” ujarnya.

Menyongsong Indonesia Emas, BKPRMI sudah resmi meluncurkan program strategis Gerakan Bangun Ekonomi Masjid (GERBANG EMAS).

Program ini diluncurkan dalam soft launching yang berlangsung pada Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) dan Silaturahami Kerja Nasional (SILAKNAS) Akbar I BKPRMI tahun 2025, 4–6 Juli 2025.

RAPIMNAS kali ini mengangkat tema besar Kolaborasi Wujudkan GERBANG EMAS untuk Indonesia Emas dan diikuti oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), Majelis Pertimbangan Pusat, Para Direktur Nasional Lembaga-lembaga Pusat BKPRMI.

Selain itu para Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW), MPW dan Direktur Wilayah lembaga-lembaga Wilayah BKPRMI dari seluruh Indonesia juga ikut ambil bagian.

Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok, dalam pidatonya menyampaikan gagasan GERBANG EMAS terinspirasi langsung dari peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Ketika tiba di Madinah, bangunan pertama yang dibangun Nabi bukanlah rumah mewah, istana atau gedung yang megah, melainkan Masjid, yaitu Masjid Quba dan Masjid Nabawi, sebagai pusat kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual umat Islam.

“Masjid adalah pilar utama kebangkitan peradaban. Dari masjid, Rasulullah membangun masyarakat yang beradab dan berkemajuan. Semangat inilah yang melahirkan GERBANG EMAS sebagai jawaban atas tantangan zaman sekaligus kontribusi nyata BKPRMI untuk visi besar Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Program Gerakan Bangun Ekonomi Masjid (GERBANG EMAS) ini dirancang sebagai gerakan strategis dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), RJPN 2025-2045, dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui gerakan ini, BKPRMI ingin menjadikan masjid sebagai episentrum perubahan bukan hanya tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat penguatan ekonomi umat, pendidikan, dan solusi sosial berbasis nilai-nilai Islam.

Nanang Mubarok memaparkan delapan pilar strategis GERBANG EMAS yang akan dijalankan hingga tahun 2045, antara lain:
1. Ketahanan Pangan Berbasis Masjid. Menggerakkan potensi jamaah dan pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian komunitas termasuk perikanan, peternakan, perkebuanan demi swasembada pangan.

2. Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari hasil ketahanan pangan berbasis masjid dijakan suplai MBG dan menjadikan dapur-dapur masjid dijadikan pusat distribusi makanan sehat gratis bagi yang membutuhkan, berkolaborasi dengan UMKM pangan dan pemerintah.

3. Pengentasan Kemiskinan, Pengangguran dan Anak Putus Sekolah. Melalui pelatihan keterampilan kerja, pelatihan vokasi, digital, kewirausahaan, dan layanan konsultasi ekonomi berbasis masjid. Gerakan “Anak Masjid Anti Putus Sekolah” menjadi rumah pendidikan alternatif lewat beasiswa, kader masjid, dan sekolah informal berbasis masjid.

4. Pemberdayaan Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf Produktif. Fokus distirbusi pada pemberdayaan umat dengan target utama transformasi Mustahik menjadi Muzakki dengan gerakan 1 Desa 1 Muzaki, 1 Masjid 1 Muzakki bahkan 1 Keluarga 1 Muzakki.

5. Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Masjid. Pembentukan UMKM dan Koperasi Masjid, serta ekosistem pasar online-offline berbasis komunitas masjid.

6. Ekowisata Masjid, Kuliner dan Ekonomi Kreatif. Menjadikan masjid sebagai titik destinasi wisata edukatif, heritage, kuliner halal, dan sentra ekonomi kreatif lokal.

7. Smart Masjid dan Ekonomi 5.0. Digitalisasi layanan masjid, sistem informasi terintegrasi, serta Dashboard Nasional GERBANG EMAS untuk monitoring dan pengembangan.

8. Kepemimpinan Pemuda Masjid & Community Development. Kaderisasi pemuda masjid sebagai pelopor pemberdayaan komunitas, calon pemimpin umat dan bangsa berbasis nilai-nilai Islam.

“Kepemimpinan Pemuda Masjid & Community Development. Kaderisasi pemuda masjid sebagai pelopor pemberdayaan komunitas, calon pemimpin umat dan bangsa berbasis nilai-nilai Islam,” ungkapnya.

Melalui GERBANG EMAS, Nanang menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045—sebuah Indonesia yang maju, adil, mandiri, sejahtera dan berkeadaban berbasis masjid.

“Karena dari masjid, peradaban dimulai. Dari masjid pula, Indonesia Emas diperjuangkan,” ungkapnya.

Selain konsolidasi internal, lanjutnya, BKPRMI juga fokus membahas strategi penguatan ekonomi kader dan Kemasjidan baik di daerah maupun nasional.

“Sebagai langkah nyata, BKPRMI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah lembaga dan perusahaan strategis,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD BKPRMI Kota Depok, Amsori Jayadi di Aula SDIT Ar-Rahmah, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Minggu (7/9/2025), mengapresiasi kontribusi BKPRMI yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah terkhusus di Kota Kota dalam pembinaan generasi muda dan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pembinaan moral. BKPRMI memiliki peran vital dalam menjembatani itu semua. Mari kita wujudkan kota yang maju, berakhlakul karimah, dan sejahtera melalui kolaborasi bersama,” ajaknya.

Momentum ini disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, bertepatan dengan perayaan Milad ke-48 BKPRMI menjadi momentum penguatan peran masjid dalam memberdayakan generasi muda.

Milad ke-48 BKPRMI yang mengusung tema ‘Gerbang Emas, untuk Indonesia Emas,’ berlangsung dengan meriah dan penuh kehangatan.

“Masjid bukan hanya tempat shalat, tapi pusat kehidupan—ekonomi, sosial, pendidikan. GERBANG EMAS adalah gerakan nyata untuk menjawab tantangan zaman dan membangun Indonesia dari masjid,” ungkap Amsori. (**).