Jakarta || Radarpost.id
Menjelang pelantikan Kabinet Merah Putih yang dikabarkan bakal dilakukan dalam waktu dekat, bursa nama calon menteri dan wakil menteri kian ramai diperbincangkan. Setidaknya tujuh tokoh lintas latar belakang disebut-sebut akan masuk dalam jajaran kabinet Presiden RI Prabowo Subianto.
Nama-nama itu antara lain politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie, Rektor IPB Prof. Arif Satria, Presiden KSPI Said Iqbal, politisi Partai Golkar Putri Komarudin, akademisi asal Papua Dr. MS Komber, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional yang juga Ketua KKIP, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Spekulasi ini menguat seiring reshuffle kabinet yang baru saja dilakukan Prabowo terhadap lima menteri. Saat ini, masih ada dua kursi penting yang kosong, yakni Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari Presiden maupun pihak Istana soal nama maupun jadwal pelantikan. Bahkan Budiman Sudjatmiko yang ikut disebut dalam bursa calon menteri mengaku tidak mengetahui kabar tersebut.
“Saya kurang tahu, tidak ada pembicaraan itu. Tadi bertemu dengan bapak presiden tidak menyinggung itu,” ujar Budiman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025) malam.
Prabowo sendiri sempat menanggapi kosongnya kursi Menko Polhukam dan Menpora. Ia meminta publik bersabar dan menunggu momen pelantikan.
“Ya nanti tunggu, tunggu waktunya,” kata Prabowo saat ditemui wartawan di Jakarta Selatan. Dengan nada bercanda, ia menambahkan, “Biar kalian ada semangat. Oke ya.”
Kabar yang beredar menyebut pelantikan menteri dan wakil menteri baru akan dilakukan pada Jumat (12/9/2025). Namun, pihak Istana hingga kini enggan memberikan jawaban saat dimintai konfirmasi.













