BOGOR||Radarpost.id
Anggota DPRD Kota Bogor Komisi IV, Endah Purwanti, menegaskan pentingnya pembenahan manajemen dan penyehatan keuangan RSUD Kota Bogor pasca mundurnya Direktur RSUD sebelumnya, dr. Ilham Chaidir. Ia menyampaikan dukungan penuh kepada Plt. Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, M.A.R.S., atau yang akrab disapa dr. Retno, untuk memimpin proses perbaikan tersebut.
Menurut Endah, RSUD membutuhkan figur pemimpin yang bekerja cepat, tegas, taktis, dan terukur, mengingat kondisi keuangan BLUD yang sedang tidak sehat. Ia menilai dr. Retno memiliki kapasitas untuk menjalankan fungsi tersebut, meski saat ini masih menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt).
Dalam pernyataannya, Endah menekankan bahwa Pemerintah Kota Bogor harus memastikan manajemen RSUD ke depan dipimpin oleh sosok yang benar-benar profesional, bukan berdasarkan kedekatan personal, bukan karena like and dislike, dan jauh dari titipan kepentingan mana pun.
“Manajemen RSUD harus dipilih berdasarkan kompetensi, integritas, dan pengalaman, sehingga proses penyehatan berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada pelayanan,” tegasnya.
Endah juga menyoroti pentingnya memberikan ruang gerak bagi Plt. Direktur RSUD. Meski kewenangannya terbatas, dr. Retno tetap harus dapat menyusun langkah-langkah kebijakan yang cepat, taktis, dan efektif, khususnya dalam penataan keuangan tanpa mengganggu mutu layanan.
Ia menambahkan bahwa fokus utama dari seluruh proses penyehatan RSUD adalah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bogor. Menurutnya, layanan RSUD harus semakin baik, cepat, manusiawi, serta tidak terganggu oleh dinamika internal rumah sakit.
“Yang paling penting adalah hadirnya manajemen baru yang profesional, independen, dan bebas intervensi. Dengan manajemen yang kompeten, bukan hanya keuangannya yang harus kembali sehat, tetapi kualitas pelayanan juga wajib meningkat demi masyarakat Bogor,” pungkas Endah.













