Jakarta || Radarpost.id
Penyanyi muda Aqilah Ma’as kembali mencuri perhatian publik setelah dipercaya QQPRO membawakan ulang lagu religi Khilaf Duniawi yang akan menjadi original soundtrack (OST) web series Ramadhan
Aqilah Ma’as merupakan penyanyi kelahiran 12 Desember 2010 yang saat ini berstatus sebagai pelajar kelas 1 SMA. Meski usianya masih muda, Aqilah bukan nama baru di dunia tarik suara dan telah aktif mengikuti berbagai kompetisi menyanyi sejak duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar.
Putri dari pasangan Teguh Prasetyo dan Ida Nursanti itu telah menorehkan berbagai prestasi, baik di ajang formal tingkat sekolah hingga Provinsi Jawa Tengah, maupun lomba menyanyi umum seperti Lomba Anak Bangsa dan kompetisi vokal di sejumlah pusat dunia hiburan. Berbagai penghargaan berhasil diraihnya, termasuk predikat juara favorit.
Kali ini, Aqilah dipercaya membawakan ulang Khilaf Duniawi, lagu religi yang diciptakan oleh Astrid QQ (Kiki Astrida) dengan aransemen musik Rio Yonky Soewarno and Friends. Lagu tersebut pertama kali diproduksi oleh QQPRO pada tahun 2017 dan sebelumnya pernah dinyanyikan oleh Izzhy Diagla yang dikenal melalui sinetron Kian Santang.
Dalam versi terbarunya, Aqilah menghadirkan interpretasi berbeda dengan warna vokal yang lebih segar. Pendekatan emosional yang ia tampilkan membuat lagu tersebut terasa hidup kembali dan relevan bagi generasi muda.
Aqilah mengaku mengidolakan penyanyi Mahalini dan berharap suatu hari bisa berduet dengannya. Menurutnya, karakter vokal Mahalini yang kuat dan penuh emosi menjadi sumber inspirasi dalam bernyanyi.
“Kalau bisa duet, aku ingin banget sama Kak Mahalini. Suaranya kuat, penuh rasa, dan aku belajar banyak dari cara dia menyampaikan emosi,” kata Aqilah.
Untuk lagu Khilaf Duniawi, Aqilah punya alasan khusus mengapa ia merasa cocok membawanya.
“Syair dan musiknya itu mengena banget. Ada pesan yang dalam, dan aku memang suka lagu-lagu bernuansa religi. Bikin hati adem,” ujarnya.
Selain proyek religi ini, Aqilah juga tengah mempersiapkan lagu beraksen Jawa untuk film horor berbasis budaya lokal. Beragam proyek tersebut menegaskan eksistensinya sebagai talenta muda yang berani mengeksplorasi berbagai genre musik di industri hiburan Tanah Air.













