Bogor||Radarpost.id
Menjelang pergantian tahun, jurnalis dan pemerhati sosial Endah Purwanti mengajak masyarakat untuk tidak sekadar merayakan euforia tahun baru, melainkan menjadikannya momentum refleksi dan muhasabah diri.
Menurut Endah, refleksi merupakan langkah penting untuk menyelaraskan kembali arah hidup setelah melewati berbagai dinamika sepanjang tahun.
“Refleksi adalah cara kita menyelaraskan ulang diri. Di sana kita belajar dari kesalahan, memetik pelajaran, dan menemukan kembali rasa syukur yang kerap terlewat,” ujar Endah Purwanti, Selasa (31/12).
Ia menilai, kebiasaan terburu-buru menyambut tahun baru tanpa evaluasi justru berisiko membuat seseorang mengulang kesalahan yang sama di masa mendatang.
“Ruang hening dalam refleksi adalah fondasi bagi tekad yang lebih matang. Masa lalu bukan sekadar cerita, melainkan kumpulan pelajaran yang seharusnya kita pelajari,” katanya.
Endah juga menekankan bahwa refleksi tidak hanya bersifat personal, tetapi memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Ia mengingatkan pentingnya muhasabah sebagaimana ajaran agama untuk memperhatikan apa yang telah diperbuat sebagai bekal menghadapi hari esok.
“Setiap pergantian tahun adalah pengingat agar kita jujur pada diri sendiri, lalu melangkah dengan tujuan yang lebih selaras dan bermakna,” tambahnya.
Ia berharap, refleksi akhir tahun dapat menjadi kebiasaan kolektif masyarakat, sehingga tahun baru tidak hanya ditandai dengan pergantian kalender, tetapi juga dengan pertumbuhan kesadaran, kedewasaan, dan arah hidup yang lebih jelas.
(Karena kalau cuma ganti tahun tanpa refleksi, yang berubah hanya angka orangnya masih beta version hehe )













