Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pansus DPRD Kota Bogor Awasi Pengelolaan RSUD, Endah Purwanti Soroti Penguatan Layanan

banner 120x600

Bogor||Radarpost.id

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan RSUD Kota Bogor, khususnya dalam upaya perbaikan manajemen serta penyelesaian berbagai persoalan keuangan di rumah sakit milik daerah tersebut.

Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan tersebut, Anggota Pansus RSUD Kota Bogor, Endah Purwanti, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus kunjungan kerja ke RSUD Kota Bogor bersama tim Pansus DPRD Kota Bogor, Rabu (21/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Endah mengapresiasi langkah-langkah manajemen baru RSUD Kota Bogor yang dinilai progresif dan menunjukkan perbaikan signifikan, terutama dalam pengelolaan keuangan. Ia menyebut, beban utang rumah sakit telah berkurang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.

“Langkah-langkah yang dilakukan manajemen baru sangat progresif dan patut diapresiasi. Bahkan tingkat utang RSUD sudah berkurang cukup signifikan,” ujar Endah.

Meski demikian, Endah menegaskan masih terdapat sejumlah hal yang perlu terus dioptimalkan dalam rangka penguatan fungsi layanan sekaligus peningkatan pendapatan rumah sakit. Salah satunya terkait rencana perubahan pada jajaran wakil direktur (wadir) RSUD. Ia mengingatkan agar rencana tersebut dilakukan secara matang dan tidak mengganggu fungsi utama rumah sakit, khususnya fungsi pendidikan.

Menurut Endah, fungsi pendidikan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana pembelajaran mahasiswa kesehatan, tetapi juga sebagai salah satu sumber pendapatan rumah sakit yang mencapai lebih dari Rp9 miliar per tahun. Selain itu, RSUD juga menjadi tempat belajar bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di bidang kesehatan.

Selain fungsi pendidikan, Endah mendorong penguatan layanan Medical Check Up (MCU) bagi masyarakat umum. Ia menilai layanan MCU memiliki potensi besar untuk mendatangkan pendapatan baru melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta perusahaan swasta di Kota Bogor.

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan layanan vaksinasi, khususnya untuk kebutuhan jamaah haji dan umrah. Menurutnya, pasar layanan tersebut sudah jelas setiap tahun, didukung fasilitas serta sumber daya manusia yang tersedia, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Sayang sekali jika fasilitas dan SDM sudah ada, tapi layanan vaksinnya belum dimaksimalkan,” tambahnya.

Terkait hasil sidak, Endah menyebut pelayanan kesehatan secara umum berjalan dengan baik. Namun, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani, terutama keterbatasan ketersediaan obat-obatan serta kondisi sarana dan prasarana yang membutuhkan perbaikan.

“Masih ada persoalan obat yang minim, juga beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki agar tidak berdampak pada keselamatan kerja dan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Endah optimistis, dengan manajemen baru yang solid dan progresif, RSUD Kota Bogor ke depan dapat terus tumbuh menjadi rumah sakit yang lebih sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat.