Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Semangat Tak Luntur, 62 Lansia di Bogor Antusias Ikuti Sekolah Lansia

banner 120x600

KOTA BOGOR||Radarpost.Id

Sebanyak 62 peserta mengikuti kegiatan Sekolah Lansia PWRI P4KB pada pertemuan ke-3 yang digelar pada Jumat, 27 Maret 2026, di Balai Rakyat Komplek Gedung DPRD, Jalan Pemuda No. 25–29, Tanah Sareal, Kota Bogor

Kegiatan ini membahas materi ke-3 sesuai buku modul pembelajaran, dengan tema “Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia (Demensia & Delirium)”. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan peran sosial di tengah masyarakat.

Acara menghadirkan dua narasumber, yakni Meda Permana, S.Sos., M.Si dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Kementerian Kesehatan RI, serta Desi Herawati, SKM, MH.Kes dari RSMM. Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan edukasi mengenai gejala, penyebab, hingga penatalaksanaan dan perawatan bagi lansia dengan demensia.

Materi yang disampaikan meliputi tanda-tanda awal penurunan fungsi kognitif, faktor risiko yang memengaruhi, serta langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan oleh keluarga maupun pendamping. Penatalaksanaan perawatan juga ditekankan, seperti pentingnya pendampingan emosional, menjaga rutinitas harian, pemberian stimulasi kognitif, serta memastikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi lansia.

Diskusi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta yang aktif bertanya serta berbagi pengalaman. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lansia.

Desi Herawati menyampaikan bahwa peserta merasa puas dan mampu memahami materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

“Peserta terlihat puas dan mampu memahami materi yang kami sampaikan,” ujarnya.

Kegiatan ini didukung oleh struktur pengelola Sekolah Lansia, dengan Kepala Sekolah Dadang Mutahir. Sementara itu, penanggung jawab sekaligus wali kelas dipegang oleh Teteh/Mbak Endang Karjani, serta Ketua Kelas Teteh Analusina.

Program Sekolah Lansia ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan agar para peserta tetap aktif, sehat, dan produktif di usia lanjut, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam memberikan pendampingan yang tepat