Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Bupati Subandi Jaga Stabilitas, PPH Sidoarjo Terus Meningkat

Bupati Sidoarjo, Subandi
banner 120x600

Sidoarjo || Radarpost.id

Kualitas konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, skor Pola Pangan Harapan (PPH) pada 2025 mencapai 91,37 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 91,08.

Kenaikan sebesar 0,29 poin ini menjadi indikator membaiknya pola konsumsi masyarakat yang semakin beragam dan mendekati komposisi pangan ideal. PPH sendiri merupakan ukuran yang digunakan untuk menilai kualitas konsumsi pangan berdasarkan keragaman jenis makanan yang dikonsumsi.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjadi prioritas kami agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang,” ujarnya, di Sidoarjo, Kamis(27/11/2025)

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui operasi pasar dan pasar murah yang rutin digelar di berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan menekan gejolak harga sekaligus menjaga ketersediaan bahan pokok.

Baru-baru ini, Pemkab Sidoarjo menggelar operasi pasar di Desa Larangan. Dalam kegiatan tersebut, warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga membantu menjaga daya beli masyarakat.

Stabilitas harga pangan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk pola konsumsi. Harga yang terjangkau memungkinkan masyarakat mengakses berbagai jenis makanan, mulai dari sumber karbohidrat, protein hewani, hingga sayur dan buah.

Secara wilayah, peningkatan skor PPH juga terjadi relatif merata. Pada 2025, wilayah agroekologi industri mencatat skor tertinggi sebesar 91,73, disusul wilayah pertanian 91,66, dan perikanan 90,23. Selisih yang tipis ini menunjukkan pemerataan akses pangan di berbagai sektor ekonomi.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, baik dari sisi produksi maupun distribusi. Di sektor pertanian, peningkatan produktivitas terus didorong agar hasil panen terserap pasar. Sementara di sektor perikanan, penguatan budidaya dan pengolahan hasil laut dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah.

Di sisi lain, berkembangnya sektor industri serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) pangan turut memperkaya pilihan konsumsi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Pemkab Sidoarjo menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga distribusi dan keterjangkauan harga. Dalam hal ini, operasi pasar menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas.

Peningkatan skor PPH Sidoarjo dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti bahwa kebijakan sektor pangan mulai menunjukkan hasil. Jika dibandingkan tahun 2016 yang berada di angka 86,95, capaian tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program ketahanan pangan melalui peningkatan produksi lokal, stabilisasi harga, serta edukasi konsumsi pangan bergizi.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas konsumsi masyarakat terus meningkat dan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.