Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

PPJAI Deklarasikan Gerakan Herbal Nasional, Dorong Jamu dan Rempah Jadi Pilar Pangan

Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia mendeklarasikan Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia sebagai upaya membangkitkan kembali ekosistem jamu nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.(Ist)
banner 120x600

Banyumas|| Radarpost.id

Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia mendeklarasikan Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia sebagai upaya membangkitkan kembali ekosistem jamu nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Deklarasi yang digelar di Bumiku Bumimu Hijau Farm, Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/4), melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri jamu, akademisi, petani hingga peternak.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai rempah dan herbal memiliki peran strategis dalam sistem pangan nasional, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat.

“Rempah dan herbal harus kita tempatkan sebagai bagian dari sistem pangan nasional. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat,” ujar Zulkifli dalam keterangannya.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, dengan mendorong konsumsi sumber protein seperti susu, baik dari sapi maupun kambing, yang dapat dikembangkan melalui ekosistem peternakan lokal.

Ketua Umum PPJAI Heri Susanto memimpin langsung prosesi deklarasi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini juga dihadiri inisiator Badan Herbal Rempah Republik Indonesia, Yudhie Haryono, serta Ketua Dewan Pembina PPJAI Mukit Hendrayatno.

Dalam orasi ilmiahnya, Yudhie mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali membudayakan konsumsi herbal dan rempah sebagai bagian dari identitas nasional.

“Rempah dan herbal adalah identitas kita. Jika kita menghidupkannya kembali, maka kita tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mengembalikan posisi strategis Indonesia di mata dunia,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke kawasan peternakan terpadu di lokasi acara, dilanjutkan pameran produk unggulan anggota PPJAI yang menampilkan beragam inovasi berbasis bahan alami.

Selain itu, dialog interaktif juga digelar antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Widiastuti dengan pelaku usaha jamu, petani, dan peternak lokal. Dalam forum tersebut, peserta menyampaikan berbagai tantangan, mulai dari produksi, akses pasar hingga kebutuhan dukungan kebijakan.

Melalui gerakan ini, PPJAI mendorong penguatan ekosistem herbal nasional agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan daya saing di pasar domestik dan global.

Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia diharapkan menjadi langkah awal menuju visi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat industri herbal dan rempah berkelas dunia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis kekayaan hayati lokal.