TANJUNG PURA|| Radarpost.id
Momentum peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 dimanfaatkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura untuk memperkuat program pembinaan melalui kegiatan Pekan Olahraga Warga Binaan.
Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, kegiatan yang dibuka pada Selasa (21/4/2026) di lapangan apel rutan itu tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi warga binaan.
Sejumlah pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan tampak hadir dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Berbeda dari sekadar perayaan seremonial, Rutan Tanjung Pura menitikberatkan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi pembinaan kepribadian. Tiga cabang lomba yang dipertandingkan—trup gembira, bola takraw, dan catur—dipilih untuk mengasah keseimbangan aspek fisik, kreativitas, sekaligus intelektual warga binaan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Tanjung Pura menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam proses pembinaan di dalam rutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan semangat positif. Ini bukan hanya hiburan, tetapi bagian dari pembinaan mental dan fisik warga binaan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pendaftaran hingga penentuan pemenang, dilaksanakan secara tertib dan profesional di bawah pengawasan panitia dari jajaran pegawai rutan.
Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan pendekatan pemasyarakatan yang semakin humanis, dengan menempatkan warga binaan sebagai subjek pembinaan, bukan sekadar objek pengawasan.
Rutan Tanjung Pura juga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang komprehensif, mencakup pembinaan kepribadian, pelatihan kemandirian, layanan kesehatan, hingga kegiatan keagamaan.
Peringatan HBP ke-62 ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran lembaga pemasyarakatan dalam menyiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif.
Dengan pendekatan tersebut, Rutan Tanjung Pura berharap proses pembinaan tidak hanya berdampak selama masa tahanan, tetapi juga berkelanjutan saat warga binaan kembali menjalani kehidupan sosial di tengah masyarakat.













