Saudi Arabia|| Radarpost.id
Di tengah kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026, kabar duka datang dari Tanah Suci. Sebanyak tujuh jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
Perjalanan spiritual ke Tanah Suci yang sarat makna juga menyimpan cerita haru. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat hingga awal Mei 2026, total tujuh jemaah haji Indonesia meninggal dunia selama berada di Arab Saudi.
Dua di antaranya wafat di Madinah, yakni Siti Sri Rahayu Sanusi asal Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi asal Samarinda. Kabar ini menambah daftar jemaah yang berpulang saat menjalankan ibadah suci.
Di sisi lain, perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah juga menjadi sorotan. Ribuan jemaah sempat menjalani rawat jalan, sementara ratusan lainnya harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Data terbaru menunjukkan, sebanyak 39 jemaah masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Mereka mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, baik dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia maupun rumah sakit setempat.
Meski dibayangi kabar duka, proses ibadah haji secara umum tetap berjalan tertib. Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung lancar dan terkoordinasi.
Di balik angka-angka tersebut, tersimpan kisah perjuangan dan pengabdian para jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima. Bagi sebagian keluarga, ibadah ini menjadi perjalanan terakhir yang penuh makna—meninggalkan duka, sekaligus kebanggaan karena berpulang di Tanah Suci.













