PATI RadarPost.id
Hamparan persawahan yang membentang luas di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, menghadirkan pemandangan penuh makna pada Minggu (10/05/2026). Di sela pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, seorang anggota Satgas tampak duduk santai bersama petani setempat, berbincang hangat di tepi sawah.
Momen sederhana itu menggambarkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Tanpa sekat dan tanpa formalitas, obrolan ringan di tengah hamparan sawah menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Bagi warga Desa Godo, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian. Para personel TNI tidak sekadar bekerja membangun infrastruktur, melainkan juga menyatu dengan kehidupan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan berbagi cerita dengan warga.
Program TMMD Reguler ke-128 saat ini telah memasuki tahap akhir. Sejumlah sasaran fisik seperti betonisasi jalan desa, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan MCK umum terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Salah satu sasaran utama berupa betonisasi jalan sepanjang 950 meter menunjukkan progres yang signifikan. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini berubah menjadi akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas warga, khususnya para petani yang setiap hari menuju area persawahan.
Semangat gotong royong pun terus tumbuh sepanjang pelaksanaan TMMD. Warga secara sukarela turut membantu pengerjaan bersama anggota Satgas, menciptakan suasana kerja yang penuh kekeluargaan.
Danton SSK TMMD Reguler ke-128, Letda Inf Ali Sadikin, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Yang kami bangun bukan hanya jalan atau bangunan, tetapi juga kebersamaan dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi warga,” ujarnya.
Menjelang berakhirnya program TMMD Reguler ke-128, kedekatan antara Satgas dan masyarakat Desa Godo menjadi bukti bahwa pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya terlihat dari hasil fisik, tetapi juga dari ikatan kebersamaan yang tumbuh kuat di tengah kehidupan sederhana masyarakat desa.













