Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Isyana Sarasvati Rilis MV Garuda di Dadaku, Iringi Perjuangan Putra Kejar Mimpi

Lagu “Garuda di Dadaku” hadir dengan nuansa megah dan emosional lewat sentuhan aransemen orkestra khas Isyana Sarasvati.(Dok pribadi).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Isyana Sarasvati kembali mencuri perhatian lewat karya terbarunya. Kali ini, Isyana menghadirkan video musik lagu “Garuda di Dadaku” yang menjadi soundtrack film animasi keluarga Garuda di Dadaku.

Video musik tersebut resmi dirilis oleh BASE Entertainment dan KAWI Animation pada Jumat (15/5/2026) melalui kanal YouTube BASE Entertainment dan Isyana Sarasvati.

Lagu “Garuda di Dadaku” hadir dengan nuansa megah dan emosional lewat sentuhan aransemen orkestra khas Isyana Sarasvati. Video musik ini mengangkat perjuangan Putra, tokoh utama dalam film, yang berusaha mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola meski sering diragukan.

Dalam video musik tersebut, penonton diperlihatkan perjalanan Putra dari lapangan kecil tempat anak-anak bermain bola hingga atmosfer pertandingan stadion yang penuh tensi. Visual emosional itu juga dibumbui cuplikan terbaru dari film animasi Garuda di Dadaku.

“Buat aku, lagu ini bukan cuma tentang sepak bola, tapi tentang mimpi anak-anak yang sering kali terlihat sederhana, tapi sebenarnya sangat besar di hati mereka,” ujar Isyana Sarasvati dalam keterangan resminya.

Menurut Isyana, video musik tersebut terasa dekat dengan banyak orang karena menggambarkan keberanian anak-anak untuk terus mencoba dan bermimpi meski dihantui rasa takut serta keraguan.

Sementara itu, sutradara film Ronny Gani mengatakan video musik ini memang dirancang untuk memperlihatkan pesan utama film tentang keberanian dan rasa percaya diri.

“Putra adalah anak yang sering merasa dirinya tidak cukup kuat untuk mengejar mimpinya. Tapi justru perjalanan itulah yang membuat ceritanya terasa dekat dengan banyak orang,” kata Ronny Gani.

Film animasi Garuda di Dadaku mengisahkan Putra, bocah 13 tahun yang perlahan kehilangan rasa percaya diri setelah mengalami kegagalan. Kehadiran Gaga, sosok Garuda kecil magis, kemudian membawanya dalam perjalanan menemukan kembali keberanian untuk mengejar mimpi.

Film ini diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson. Sementara naskahnya ditulis oleh Sofia Lo bersama Makbul Mubarak.

Garuda di Dadaku menjadi interpretasi animasi baru dari IP legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn yang sebelumnya telah dikenal luas oleh keluarga Indonesia.

Film animasi Garuda di Dadaku dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Juni 2026 dan diproyeksikan menjadi salah satu tontonan keluarga saat libur sekolah.