Depok || Radarpost.id
Lurah Mekarjaya, Dra. Nelda Purnadia Wardhani meresmikan bangunan Posyandu Lily RW 27 Kelurahan Mekarjaya, sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Peresmian Posyandu Lily RW 27, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu, (23/6/2026), dihadiri Penasehat RW drg. Setiawan Witjaksana, H. Kenang, dan para Ketua RT serta masyarakat yang ingin periksa kesehatan gratis.
Lurah Mekarjaya Nelda mengatakan, pembangunan Posyandu tersebut merupakan bentuk komitmen Kelurahan dan Pemkot Depok dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi ibu dan anak.

“Alhamdulillah, Kita meresmikan bangunan Posyandu Lily RW 27 sebagai upaya memberikan layanan terbaik buat masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Nelda menyampaikan apresiasi kepada RW 27 pesona khayangan, Puskesmas, para kader Posyandu, hingga pengurus RT yang selama ini terlibat aktif dalam pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para kader yang sudah bekerja luar biasa. Juga kepada pak RW, RT, teman-teman Puskesmas, dan Dinas Kesehatan yang melayani masyarakat, khususnya terkait Posyandu,” kata Nelda.
Ditempat yang sama Ketua RW 27 Kelurahan Mekarjaya Firdaus Sigih mengatakan, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan dasar.

“Alhamdulillah, kita lakukan peresmian Posyandu Lily RW 27, mudah mudahan sangat bermanfaat bagi warga kami, melalui cek kesehatan secara rutin di posyandu ini,” ucap RW Singgih, usai lakukan peresmiam posyandu Lily.
Selain penguatan fasilitas Posyandu Lily yang luasnya mencapai 150 meter persegi ini, kata RW Singgih betapa pentingnya pemanfaatan program cek kesehatan gratis yang telah disiapkan di RW 27 ini.
Singgih mengungkapkan, partisipasi warga RW, dalam program tersebut masih belum optimal, nantinya akan ditingkatkan lebih optimal.

“Nantinya kita akan lakukan penyuluhan kepada warga terkait kesehatan kepada emak emak lansia, anak muda, balita, betapa pentingnya kesehatan,” ujarnya.
“Kedepannya program bagi anak muda kita akan galakkan kembali, iya tentunya sebagai penggerak dilingkungan RW, agar nanti pemuda lebih aktif di lingkungan RW 27 ini,” tambahnya.
Sigih menuturkan, hadirnya Posyandu ini ingin memastikan masyarakat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pendidikan yang baik, kondisi ekonomi yang layak, lingkungan sehat, serta kehidupan sosial dan spiritual yang baik.
“Biar bahagia, badannya harus sehat, orangnya harus pintar,” katanya.

Sementara itu Penasehat RW 27 drg. Setiawan Witjaksana sangat mengapresiasi atas langkah Ketua RW 27, bahwa program Posyandu Lily, bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Posyandu dalam membahagiakan masyarakat di lingkungan RW 27.
“Iya kami sebagai warga mengapresiasi, ini adalah bentuk partisipasi sosial melayani warga, hadirnya Podyandu punya tanggung jawab membahagiakan warganya,” ujar Setiawan.
Dirinya mengatakan, indikator utama kebahagiaan masyarakat adalah kesehatan. Karena itu, Posyandu memiliki peran penting dalam mengawal kesehatan warga sejak sebelum kelahiran hingga usia lanjut.
“Kalau tidak sehat, tidak bahagia. Makanya Posyandu hadir untuk mengawal warga mulai dari sebelum mengandung, masa kehamilan, sampai anak lahir dan tumbuh,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi Posyandu 6 SPM yang mencakup berbagai aspek pelayanan dasar masyarakat.
“Dulu Posyandu fokus pada kesehatan. Sekarang ada enam SPM sebagai penyempurnaan agar pelayanan masyarakat lebih menyeluruh,” jelasnya.
Terakhir, dirinya menyampaikan apresiasi kepada RW, RT yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini dan berharap Posyandu mampu melahirkan generasi muda yang sehat dan berkualitas serta menciptakan lansia yang tetap aktif dan tangguh.
“Ini bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan generasi hebat di masa depan dan lansia-lansia tangguh,” pungkas Setiawan. (**).













