Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Road to Formas Pelangi Depok Resmi di Lombakan Layang Aduan Peserta se-Jabodetabek

Ketua Pelangi Kota Depok Nana Priatna Berlin bersama Ketua Komisi Olah raga Traditional Kreasi Budaya (OTKB) KORMI Kota Depok Arif qadarman menyerahkan layangan kepada Ketua pelaksana H. Ujang Misbah, di mulainya lomba layangan aduan. (foto.adm).
banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Perkumpulan Pelayang Indonesia (PELANGI) mengadakan kejuaraan berskala besar bertajuk “Road to Formas Pelangi” dengan menghadirkan peserta se-Jabodetabek.

Di buka oleh Ketua Pelangi Kota Depok, yang di hadiri Ketua Komisi Olah raga Traditional Kreasi Budaya (OTKB) KORMI Kota Depok Arif Qadarman, jajaran Pengirus Pelangi dan peserta lomba.

Penyelenggaraan kejuaraan PELANGI Kota Depok di lapangan UIII jalan Raya Bogor, Kelurahan Baktinjaya, Kecamatan Sukmajaya, akan menjadi saksi bisu pertarungan layang-layang aduan selama dua hari.

Ketua pelangi Kota Depok Nana Pratna Berlin mengatakan, Lomba layang-layang ini tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi juga merupakan upaya untuk melestarikan budaya dan tradisi Indonesia.

“Road to Formas pelangi yang pertama kita gelar, sejak kami sebagai ketua terpilih, selain itu kita lakukan untuk silaturrahim, dan mengasah para pelayang ikut lomba layang aduan,” kata Nana usai membuka acaranya, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, Layang-layang telah menjadi bagian dari sejarah dan kebudayaan Indonesia, dan acara ini bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan olahraga layang-layang di Kota Depok. Ini akan menjadi acara yang sangat menarik dan meriah.

“Kami berharap semua peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dan memberikan hiburan bagi masyarakat,” ucap Nana.

Selain itu, acara ini juga akan menampilkan berbagai layangan menarik, seperti penampilan layang-layang aduan yang akan dilombakan.

“Kami ingin membuat acara ini menjadi sebuah lomba yang meriah dan menyenangkan bagi semua orang,” tambah Nana.

“Kami ingin budaya terkait layangan ini tetap ada, sekaligus menarik minat anak-anak muda untuk terus berkreasi. Efek positifnya, kreativitas ini juga terus menambah jumlah klub layang-layang yang aktif di Kota Depok,” tutur Nana Berlin.

Sementara itu Ketua Panitia Road to Formas Pelang H. Ujang Misbah mengatakan, gelaran lomba layang-layang aduan PELANGI Kota Depok, dengan tema ‘Raih Prestasi junjung sportifitas, sebagai seleksi untuk dilanjutkan ke kejuaraan porprov kormi tingkat Jawa Barat.

“Lomba layang kali ini diikuti 128 orang, 256 slot dan 50 tim layang aduan akan berkompetisi untuk merebutkan piala, sertifikat dan hadiah uang pembinaan,” ucap H. Ujang.

“Untuk Fornas edisi perdana ini yang ikut di kategori layangan aduan dari Jakarta, bekasi, bogor dan tanggerang,” tambahnya.

Lain halnya ketika akan mengikuti ajang Porprov Ujang menyebut bahwa para atlet yang akan berlaga sekitar enam nomor pertandingan pada jenis layangan adu, kemudian nomor sport kite (layangan dua tali).

“Serta jenis layangan hias dengan nomor dua dimensi, tiga dimensi, layangan renteng, serta nomor layangan naga yang dipertandingkan secara beregu,” ucapnya.

Untuk Fornas edisi perdana ini, disebutkan oleh Ujang, hanya satu perlombaannya layang aduan, sebab mengalami peningkatan jumlah peserta signifikan dibandingkan dengan edisi sebelumnya.

Bahkan, disebutnya peserta yang secara niat membawa layangan yang rata-rata berukuran 58 dan gelasan hanya benang, tidak boleh yang klin, benang bebas,” katanya.

Dengan Fornas ini, berharap bahwa masyarakat semakin banyak yang tertarik untuk ikut memainkan permainan yang mendunia ini ke depannya, mengingat Kota Depok juga bisa berbicara banyak di ajang Indonesia.

“Harapannya masyarakat semakin banyak yang ikut, kan ini juga ada unsur edukasi bagi anak-anak juga. Kemudian juga bagi atlet sendiri dengan adanya ajang seperti Fornas ini, semakin mengakrabkan satu dan lain karena yang paling utama itu silaturahimnya ketimbang medali,” tuturnya. (**).