Depok || Radarpost.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mematangkan pelaksanaan Program Beasiswa Manusia Unggul (Maung) 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi kepada sekolah, guru, serta pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar informasi mengenai program tersebut dapat diterima secara menyeluruh.
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, mengatakan sosialisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh calon penerima manfaat memahami syarat, mekanisme, dan tujuan program beasiswa.
“Kami berkewajiban memberikan informasi selengkap-lengkapnya dan menyosialisasikan program ini kepada seluruh stakeholder, terutama calon penerima manfaat,” ujar Utang.
Utang menjelaskan, sebelumnya Dinsos telah menggelar sosialisasi kepada jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA).
Selanjutnya, kegiatan serupa juga diberikan kepada guru dan pengelola PAUD di Kota Depok.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan sosialisasi kepada SMA, SMK, dan MA, kemudian hari ini kepada guru dan pengelola PAUD,” katanya.
Tersedia 200 Kuota.
Pada tahun 2026, Program Beasiswa Maung menyediakan 200 kuota bagi warga Kota Depok yang memenuhi persyaratan.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat, mahasiswa, serta tenaga pendidik PAUD yang berasal dari keluarga kurang mampu, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 hingga 5, serta memiliki prestasi.
Menurut Utang, program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan kepada lulusan sekolah dan mahasiswa, tetapi juga membuka akses pendidikan tinggi bagi tenaga pendidik PAUD.

Gandeng 25 Perguruan Tinggi.
Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemerintah Kota Depok telah menjalin kerja sama dengan 25 perguruan tinggi.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan program studi bagi para penerima beasiswa, khususnya tenaga pendidik PAUD.
“Kami telah bekerja sama dengan 25 perguruan tinggi, sehingga diharapkan para guru dapat memilih program studi yang sesuai dengan bidangnya,” jelas Utang.
Utang berharap Program Beasiswa Maung tidak hanya membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di sektor pendidikan anak usia dini
Menurutnya, keberlanjutan program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Depok.
“Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak warga Depok yang memperoleh manfaat,” pungkasnya. (**).













