Depok || Radarpost.id
Pekerjaan infrastruktur dan pengadaan barang dari program dana RW Rp300 Juta di Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas dijamin berjalan optimal, Kamis (13/8/2026). Dari sisi administrasi hingga realisasi.
Ini berkat salah satu Aparatur kelurahan disana yang bergerak cepat. Memberi layanan mentoring dan pendampingan secara penuh. Khususnya Pokmas RW dan Pokmas Posyandu. Progress turut dikebut.
Kasi Ekbang Kelurahan Pancoranmas, Agus Setianto mengatakan, langkah tersebut dituju agar memastikan setiap tahapan program berjalan sesuai regulasi.
Dirinya secara khusus, mengemban tugas dalam pengadaan barang serta pekerjaan infrastruktur. Apalagi, di kelurahan pancoranmas secara intensif melakukan pekerjaan tersebut pada bulan juli.
“Upaya percepatan yang dilakukan. Kami selalu mengingatkan para ketua Pokmas untuk segera melakukan proses laporan untuk pencairan dana. Total ada 21 RW,” kata Agus kepada Radar Depok, Kamis (13/8/2026).
Dia menjelaskan, dorongan juga dilakukan untuk para ketua pokmas yang telah mengusulkan pengadaan barang. Dirinya turut mendampingi penyusunan dokumen untuk memenuhi persyaratan administrasi. Rampungnya laporan sesuai regulasi, dituju untuk proses pencairan.
“Melakukan mentoring pendampingan terkait dengan penyusunan dokumen. Artinya, dari segi administrasi juga di perhatikan. Untuk mengoptimalkan pencairan dan menyusun dokumen swakelolanya,” jelas dia.
Pendampingan tersebut, lanjut Agus, mencakup rangkaian tahapan swakelola mulai dari awal pelaksanaan hingga proses kontrak. Ini dituju agar memaksimalkan implementasi. Khususnya, terkait kemampuan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing Ketua pokmas yang berbeda.
“Sejauh ini implementasinya beragam. Setiap RW tidak sama, tergantung kemampuan,” ujar dia.
Sementara itu Lurah Pancoran Mas Firman Septiadi Nurjaman,S.STP, M. AP menyebutkan, pelaksanaan program Dana RW Rp300 Juta menjadi tantangan tersendiri.
Maka dari itu, dirinya melakukan beberapa upaya itu. Lantaran, program tersebut baru pertama kali dijalankan. Ini dinilai masih belum familiar, dari teknis pekerjaan maupun realisasi.
“Tantangannya karena program ini perdana. Mereka belum familiar, belum paham berkaitan dengan mekanisme pekerjaan barang jasa,” ungkapnya.
Sejauh ini, dari metode ruang konsultasi yang dirinya gagas. Membuka wawasan, bagi Pokmas RW maupun Pokmas Posyandu. Kendala dapat teratasi, melalui pendampingan menyusun dokumen. Ini dituju sesuai regulasi.
“Bentuk upaya dilakukan ini untuk membuka dan memberikan ruang kesempatan mereka untuk bisa konsultasi, sekaligus mendampingi mereka. Dokumen yang tersusun sesuai peraturan,” ungkap dia.
Firman menargetkan, seluruh proses pekerjaan fisik dan pengadaan barang dituntaskan pada desember. Bahkan, target maksimal pengadaan barang diproyeksikan selesai pada September 2026. Sejauh ini, ada sekitar 48 pekerjaan infrastruktur di 21 RW.
”Sejauh ini, jenis pengadaan barang yang direalisasikan cukup beragam. Di antaranya CCTV, gerobak motor, serta kursi lipat. Drainase telah berjalan di beberapa wilayah. Di RW 3, RW 6 dan RW 9. Dan ada dua rehabilitasi Posyandu,” pungkas dia.
Tentang Pancoranmas Dampingi Pokmas
Lokasi :
Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas
Tujuan :
-Pengoptimalan program Dana RW Rp300 Juta berjalan optimal
-Dari sisi administrasi, pengadaan barang maupun pekerjaan fisik, serta selesai sebelum akhir tahun anggaran 2026
Terealisasi :
– Pengadaan barang
– Didominasi CCTV, gerobak motor, dan kursi lipat
– Pekerja fisik berupa drainase di RW 3, RW 6, dan RW 9, serta rehabilitasi dua Posyandu
Target :
-Pengadaan barang ditargetkan tuntas September 2026, sementara keseluruhan program diupayakan selesai sebelum Desember 2026.(**).













