Bandung || Radarpost.id
Pembangunan gapura batas wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, menjadi sorotan di media sosial. Pembangunan gapura tersebut disebut menghabiskan anggaran Rp3 miliar berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Inaproc LKPP Jawa Barat.
Selain itu, desain gapura tersebut juga dinilai mirip dengan Candi Bentar yang berada di kawasan Gedung Sate.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pembangunan gapura tersebut bukan satu-satunya pekerjaan yang akan dilakukan pemerintah di kawasan perbatasan tersebut.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan memperbaiki jalan di sekitar perbatasan agar kondisinya lebih baik.
“Bukan hanya gerbang, kita juga akan segera membangun jalannya. Jalannya kan tidak ini halus. Ya kita jalannya harus halus dong, punya kualitas menjadi kualitas jalan Provinsi Jawa Barat. Dan itu kan perbatasan dengan Jakarta,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (11/9/2026).

Dedi mengatakan, bentuk gapura dibuat menyerupai Candi Bentar agar seragam dengan penanda batas wilayah Jawa Barat lainnya.
Menurut dia, seluruh gerbang perbatasan di Jawa Barat memiliki bentuk yang sama sebagai ciri khas daerah.
“(Candi Bentar) ya sama. Semua gerbang perbatasan bentuk gapuranya sama, khas Jawa Barat,” tutur Dedi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat Rudi Hermawan Kusumah mengatakan, pembangunan gapura tersebut memiliki pagu anggaran Rp 3.070.210.050. Adapun nilai kontraknya mencapai Rp 2.495.121.811.
Rudi mengatakan, pembangunan gapura batas wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari. “Tiga bulan atau awal Desember,” ucap Rudi. (**).












