Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Meksiko Larang Siswa SD dan SMP Gunakan Ponsel di Sekolah Mulai November

Pemerintah Meksiko akan memberlakukan larangan penggunaan ponsel bagi siswa sekolah dasar dan menengah di lingkungan sekolah mulai November 2026.(Foto : ilustrasi Getty images).

JAKARTA|| Radarpost.id

Pemerintah Meksiko akan memberlakukan larangan penggunaan ponsel bagi siswa sekolah dasar dan menengah di lingkungan sekolah mulai November 2026. Kebijakan tersebut mencakup penggunaan ponsel saat kegiatan belajar mengajar maupun jam istirahat.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengumumkan kebijakan tersebut pada Senin (21/9/2026) waktu setempat. Pemerintah menyebut aturan itu ditujukan untuk membantu siswa lebih fokus mengikuti pembelajaran serta mengurangi penggunaan ponsel dan media sosial secara berlebihan.

“Tujuannya adalah memulihkan kreativitas dan menghindari penggunaan ponsel secara sembarangan, yang jika dikaitkan dengan media sosial dapat menimbulkan dampak sangat negatif,” kata Sheinbaum, seperti dilansir AFP, Selasa (22/9/2026).

Dalam aturan baru tersebut, siswa tidak diperbolehkan menggunakan ponsel selama berada di lingkungan sekolah, termasuk ketika jam istirahat.

Namun, terdapat sejumlah pengecualian. Ponsel masih dapat digunakan dalam kondisi darurat atau ketika penggunaannya menjadi bagian dari kegiatan sekolah yang telah direncanakan sebelumnya.

Tidak Berlaku untuk Semua Pelajar

Kebijakan tersebut tidak berlaku bagi siswa yang berada di tiga tahun terakhir masa pendidikan sebelum memasuki perguruan tinggi. Mahasiswa juga tidak termasuk dalam aturan pembatasan tersebut.

Pemerintah Meksiko mengatakan kebijakan itu disusun setelah melakukan konsultasi dengan tenaga pendidik dan para ahli mengenai dampak penggunaan media sosial terhadap anak-anak dan remaja.

Kementerian Pendidikan Meksiko menyebut mayoritas guru mendukung adanya pembatasan penggunaan ponsel di sekolah. Dari hasil survei, sebanyak 81 persen guru menyatakan pembatasan tersebut diperlukan.

Sejumlah Negara Terapkan Aturan Serupa

Meksiko bukan satu-satunya negara yang menerapkan pembatasan penggunaan ponsel bagi pelajar. Sejumlah negara lain, termasuk Prancis, Selandia Baru, dan Peru, juga telah menerapkan kebijakan serupa.

Pembatasan tersebut muncul di tengah kekhawatiran mengenai dampak penggunaan media sosial dan ponsel secara berlebihan terhadap anak dan remaja.

Sejumlah dampak yang menjadi perhatian antara lain gangguan konsentrasi, persoalan citra tubuh, isolasi sosial, hingga masalah kesehatan mental.

Dengan aturan yang mulai berlaku November mendatang, pemerintah Meksiko berharap lingkungan sekolah dapat lebih mendukung proses belajar, interaksi langsung antarsiswa, serta pengembangan kreativitas tanpa ketergantungan berlebihan terhadap perangkat digital.