Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Berita  

Parani dan BBPVP Serang Latih 32 Calon Pengemudi Truk, Siapkan Peluang Kerja

SERANG  | Radarpost id,-Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan Parani Driver Academy yang digelar PT Parani Artamandiri bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Kementerian Ketenagakerjaan RI, mulai Minggu (25/10/2026).

Pelatihan di Parani Learning Center ini menyasar calon pengemudi baru maupun pengemudi berpengalaman yang ingin meningkatkan keterampilan dan kesiapan bekerja di sektor angkutan barang.

Program berlangsung selama 20 hari, terdiri atas empat hari pembelajaran teori dan 16 hari praktik serta pelatihan di tempat kerja (on-the-job training). Materinya meliputi keselamatan berkendara, pemeriksaan kendaraan, teknik mengemudi, penanganan muatan, hingga pelayanan kepada pelanggan.

Direktur Utama PT Parani Artamandiri, Tata Djuarsa, mengatakan program ini dilatarbelakangi kebutuhan regenerasi pengemudi sekaligus pentingnya meningkatkan keselamatan dan kompetensi tenaga kerja di industri logistik.

Menurutnya, pengemudi truk tidak hanya dituntut terampil mengoperasikan kendaraan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keselamatan perjalanan, kondisi kendaraan, dan keamanan muatan.

“Industri logistik membutuhkan regenerasi pengemudi yang dipersiapkan dengan baik. Melalui Driver Academy, kami ingin membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan membangun masa depan sebagai pengemudi profesional,” ujar Tata.

Kerja sama dengan BBPVP Serang diharapkan dapat mendekatkan pelatihan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Parani juga menyiapkan kesempatan bagi peserta dengan hasil terbaik untuk bergabung sebagai mitra pengemudi perusahaan tersebut.

Program ini merupakan angkatan pertama dari tiga angkatan yang direncanakan berlangsung hingga akhir 2026.

Tata berharap pelatihan serupa dapat berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus memperoleh kesempatan memasuki dunia kerja.

“Selain membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, kami ingin program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas dan produktivitas industri logistik,” katanya.**