JAKARTA|| Radarpost.id
Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (1/11/2026) pagi, semakin semarak dengan kehadiran para pemain film 5cm Revolusi Hati.
Di tengah ramainya warga yang berolahraga dan menikmati hari bebas kendaraan, Soraya Intercine Films memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan poster resmi sekaligus mengumumkan jadwal penayangan film terbarunyDi tengah ramainya warga yang berolahraga dan menikmati hari bebas kendaraan
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB itu menghadirkan jajaran pemain dan produser untuk menyapa masyarakat melalui acara bincang-bincang. Sejumlah pemeran yang hadir di antaranya Roman King, Rachel Aseelah, Wironggo Vercaemer, Olivia Morrison, Ali Fikry, Bimasena, Kaemi Lalwani, Diana Pungky, dan Cut Keke.
Peluncuran poster di ruang publik ini menjadi salah satu cara memperkenalkan 5cm Revolusi Hati secara langsung kepada masyarakat. Film produksi Soraya Intercine Films tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2026.

Dalam kesempatan itu, para pemain tidak hanya memperkenalkan karakter masing-masing, tetapi juga berbagi pengalaman selama menjalani proses syuting yang penuh tantangan, terutama ketika melakukan pengambilan gambar di alam terbuka kawasan Banyuwangi, Jawa Timur.
Disutradarai Emil Heradi dan diproduseri Sunil Soraya, film ini menghadirkan cerita yang ditulis oleh Donny Dhirgantoro, Rza Kumar, dan Sunil Soraya.
5cm Revolusi Hati mengisahkan empat sahabat yang masih duduk di bangku SMP, yakni Zafran (Roman King), Riko (Wironggo Vercaemer), Asep (Ali Fikry), dan Ariwibowo (Bimasena).
Mereka memiliki janji untuk melanjutkan pendidikan ke SMA yang sama dan mempertahankan persahabatan. Namun, kehadiran cinta pertama dan perjalanan jauh dari Jakarta mulai menguji kesetiaan, kebersamaan, serta keberanian mereka dalam menghadapi perubahan masa remaja.
Roman King memerankan Zafran, karakter yang puitis dan memiliki jiwa seni. Sementara Ali Fikry memerankan Asep, sosok pencair suasana yang memiliki impian sederhana untuk bisa mentraktir teman-temannya.
Dinamika cerita juga diperkuat oleh Olivia Morrison sebagai Astri dan Rachel Aseelah sebagai Azizah. Keduanya menghadirkan warna persahabatan perempuan dengan karakter dan latar kehidupan keluarga yang berbeda.
Film ini juga menjadi momen kembalinya dua aktris senior, Diana Pungky dan Cut Keke, ke layar lebar. Diana berperan sebagai ibu Astri, sedangkan Cut Keke memerankan bunda Azizah.
Diana Pungky mengaku tertarik menerima tawaran film tersebut karena kecintaannya terhadap kisah 5cm sebelumnya. Sementara Cut Keke mengapresiasi totalitas dan energi natural para pemain muda selama menjalani proses produksi.
Syuting di Laut Banyuwangi, Pemain Hadapi Tantangan Ekstrem
Selain cerita persahabatan, 5cm Revolusi Hati juga menawarkan eksplorasi keindahan alam, terutama kawasan laut Banyuwangi, Jawa Timur.
Proses pengambilan gambar di alam terbuka memberikan pengalaman tersendiri bagi para pemain. Olivia Morrison, misalnya, mengenang pengalamannya menjalani adegan free diving atau menyelam bebas selama seharian di tengah laut.
Meski melelahkan, pengalaman tersebut justru menjadi salah satu momen yang paling dirindukannya selama proses produksi.
Bimasena juga menceritakan perjuangan menjalani syuting sejak dini hari demi mendapatkan gambar matahari terbit atau sunrise. Para pemain dan kru bahkan harus bersiap sejak pukul 02.00 WIB untuk mengejar momentum tersebut.
Pengalaman lebih mendebarkan dirasakan Wironggo Vercaemer. Ia harus berenang di tengah laut sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB dalam kondisi gelap gulita.
Tantangan selama proses syuting tersebut justru membuat hubungan antarpemain semakin dekat. Kebersamaan yang terbangun selama produksi menghadirkan ikatan kekeluargaan di luar kebutuhan akting.
Melalui peluncuran poster di kawasan CFD Sudirman-Thamrin, 5cm Revolusi Hati mulai memperkenalkan petualangan baru tentang persahabatan, cinta pertama, dan perjalanan menemukan jati diri kepada masyarakat.
Film garapan Emil Heradi yang diproduseri Sunil Soraya ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 24 Desember 2026.












