Depok || Radarpost.id
Belasan balita yang terindikasi stunting di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari Kota Depok kembali diberikan makanan tambahan oleh kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu Kelurahan. Pemberian makanan tambahan dilakukan selama membutuhkan.
Pemberian PMT ini dilakukan di Posyandu RW 01 Kelurahan Pondok Petir, hari ini Senin (14/07/2025), nampak hadir Camat Bojongsari, Kasi Kecamatan, Ketua RT, RW, kader Posyandu, dan anak anak balita.
Camat Bojongsari Rijal Farhan mengatakan, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi Balita sasaran ini diberikan secara berkelanjutan untuk memastikan tumbuh kembangnya berjalan baik.
“Alhamdulillah, dipertemuan dengan anak-anak ini banyak perkembangannya, mulai dari tinggi dan berat badannya,” ujarnya, Senin (14/07/2025).

“Kami bersama Lurah, Puskesmas melakukan pemantauan kesehatan langsung untuk memastikan kesehatan dan asupan gizi terjaga,” tambahnya.
Sementara itu Lurah Pondok Petir Rengga Nugraha menuturkan, PMT yang diberikan terdiri dari satu dus susu, satu telur, satu dus biskuit, serta ikan lele makanan siap saji yang berprotein.
“Para orang tua balita juga kami diedukasi mengolah makanan sehat dan bergizi. Tentunya, kami menargetkan zero stunting di wilayah Kelurahan Pondok Petir,” tandasnya.
Selain itu kata Rengga, diberikan makanan tambahan balita tersebut juga diukur tinggi badan dan berat badannya oleh kader Posyandu. Dengan begitu, agar terlihat progres tumbuh kembangnya.
“Kami berkomitmen penuh memberikan perhatian lebih kepada anak yang stunting agar tumbuh kembangnya kembali normal seperti anak seusia mereka dengan secara rutin memberikan makanan tambahan,” katanya.

Dirinya menyebut, penanganan stunting tidak hanya bisa diselesaikan oleh Pemerintah, tapi harus ada komitmen dari dalam diri para orang tua.
“Disamping itu juga kami edukasi orang tuanya untuk meningkatkan pengawasan dan pemberian asupan gizi untuk anak agar lebih sehat,” tandasnya
Selanjutnya masih kata Lurah, dalam rangka mendukung program Pemerintah tentang ketahanan pangan, masyarakat melakukan panen ikan lele sistem kolam terpal yang dibudidayakan.
Budidaya ikan lele yang dilakukan oleh masyarakat Pontir ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi. Mengonsumsi ikan, terutama ikan lele, sangat penting dalam mendukung pertumbuhan anak-anak dan menjaga kesehatan masyarakat secara umum.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal sekaligus menyediakan sumber protein berkualitas bagi masyarakat.

Rengga mengungkapkan, panen ikan lele ini langsung disumbangkan kepada masyarakat melalui Pelayanan Pemenuhan Gizi Kelurahan Pondok Petir.
“Anak anak diberikan Makan Bergizi dari panen budidaya ikan secara berkelanjutan dan hasilnya disumbangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Lurah.
“Hasil panen ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Rengga.
Melalui panen ikan lele ini, Kelurahan Pontir menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung program ketahanan pangan Nasional.
“Kami berharap program ini dapat menjadikan anak anak akan tumbuh kuat dan cerdas,” tutupnya. (**).













