Depok || Radarpost.id
Walikota Depok Dr. H Supian Suri , bersama sejumlah pejabat, hari ini melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi setu, yaitu Setu Cilodong dan Setu Studio Alam di Sukmajaya.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi pembangunan dan permasalahan di wilayah tersebut yang sebelumnya diadakan di Kecamatan Cilodong.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan bersama seluruh pejabat struktural dari dua kecamatan, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Dalam diskusi yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari LPM dan lurah, menyampaikan berbagai masukan dan permasalahan kepada Walikota.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah terkait pembangunan yang sedang berjalan serta kebutuhan perbaikan di sejumlah fasilitas publik, khususnya kedua setu tersebut.
Setelah diskusi, rombongan langsung menuju Setu Cilodong dan Setu Studio Alam. Walikota Supian Suri bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengamati secara langsung kondisi setu, mengidentifikasi kekurangan, dan merumuskan langkah-langkah perbaikan yang bisa dilakukan.
Masalah Sampah dan Perbaikan Infrastruktur
Salah satu masalah krusial yang disoroti adalah penanganan sampah yang kerap memenuhi aliran sungai menuju kedua setu.
Walikota meminta dinas teknis, khususnya PUPR, untuk membuat jaring penahan sampah yang terbuat dari besi. Jaring ini diharapkan dapat menahan sampah, tetapi perlu diimbangi dengan upaya pembersihan yang berkelanjutan agar tidak menumpuk.
“Beberapa kali jaring penahan sampah pernah dipasang, tapi sering rusak karena dorongan batang-batang kayu yang terbawa arus sungai,” ujar Camat Cilodong Zainal Arifin.
Selain penanganan sampah, perbaikan infrastruktur di sekitar setu juga menjadi fokus. Beberapa usulan yang disampaikan adalah perbaikan jalan yang sudah rusak dan turap yang jebol.
“Mudah-mudahan ini bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok di tahun 2025,” harapnya.
PUPR telah menyiapkan alat berat yang siaga di lokasi setiap hari untuk mendukung perbaikan. Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dari Pemkot Depok untuk menindaklanjuti permohonan masyarakat demi perbaikan dan pengelolaan setu yang lebih baik. (**).













