KOTABOGOR ||Radarpost.id
Dari aspirasi menjadi manfaat nyata. Itulah semangat yang dibawa Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, Mulyani, saat turun langsung dalam roadshow penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas di sejumlah wilayah Kota Bogor.
Sebanyak 9 unit alat bantu disalurkan kepada warga, terdiri dari 6 unit kursi roda dan 3 unit alat bantu dengar. Bantuan tersebut merupakan realisasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD berdasarkan pengajuan tahun 2025.
Penyaluran dilakukan di empat wilayah, yakni Cilendek Timur, Situ Gede, Pasirjaya, dan Pasirkuda.
Di Cilendek Timur, dua kursi roda disalurkan kepada warga RT 03/01 dan RT 02/01, serta satu alat bantu dengar kepada warga RT 01/05.
Selanjutnya di Situ Gede, dua kursi roda diberikan kepada warga RT 03/07 dan RT 04/03, sementara satu alat bantu dengar disalurkan kepada warga RT 02/10.
Di Pasirjaya, satu kursi roda disalurkan kepada warga RT 02/06. Sementara di Pasirkuda, bantuan diberikan berupa satu kursi roda untuk warga RT 01/05 dan satu alat bantu dengar untuk warga RT 04/03.
Dalam penyaluran tersebut, Mulyani tidak hanya menyerahkan bantuan. Ia juga menyapa langsung para penerima manfaat dan melihat kondisi warga di lapangan.
Menurut Mulyani, kehadiran secara langsung penting untuk memastikan aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan dapat benar-benar diwujudkan dalam bentuk manfaat yang dirasakan warga.
Kursi roda diharapkan dapat membantu mobilitas penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara alat bantu dengar diharapkan dapat mendukung komunikasi dan aktivitas mereka.
Momen bertemu langsung dengan para penerima manfaat juga menjadi penyemangat bagi Mulyani untuk terus hadir dan berkhidmat di tengah masyarakat.
“Melihat senyum dan kebahagiaan para penerima manfaat menjadi penyemangat untuk terus berkhidmat demi kemaslahatan warga.”
Mulyani berharap bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi penerima maupun keluarganya.
“Semoga bermanfaat dan menambah keberkahan untuk kita semua.”
Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap penyandang disabilitas di Kota Bogor. Dukungan kepada masyarakat diharapkan tidak berhenti pada bantuan, tetapi juga dilanjutkan melalui kepedulian, pendampingan, dan kehadiran nyata di tengah warga.
Dari aspirasi yang disampaikan, menjadi manfaat yang dirasakan. Dari kepedulian, lahir harapan.












