Jakarta || Radarpost.id
Panggung Grand Final Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2025 yang digelar di Studio 14 Tower 2 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (12/3/2026), berlangsung meriah dan penuh emosi. Selain penampilan memukau para finalis, malam puncak tersebut juga diwarnai oleh sentuhan piano dari Jeje yang tampil sebagai pianis pengiring.
Acara yang disiarkan langsung mulai pukul 19.30 hingga 23.20 WIB itu dipandu oleh Vega Darwanti dan Okky Lukman. Sementara kursi juri diisi oleh para diva musik Indonesia seperti Iis Dahlia, Inul Daratista, Ayu Tingting, dan Hetty Koes Endang.
Pada malam grand final tersebut, Jeje mengiringi sejumlah penampilan finalis. Erhan tampil dengan lagu Sudahlah, Intan membawakan Akhir Sebuah Cerita, dan Raini menyanyikan Panah Asmara. Pada sesi berikutnya, Raini kembali tampil dengan lagu Apalah Cinta, Erhan dengan Qais dan Laila, serta Intan yang membawakan Si Kecil.
Bagi Jeje, kesempatan tampil di panggung sebesar KDI merupakan pengalaman yang sangat berkesan dalam perjalanan kariernya di dunia musik.
“Ini pengalaman yang luar biasa buat saya. Mengiringi para finalis di panggung sebesar ini tentu menjadi kehormatan sekaligus tantangan tersendiri,” ujar Jeje.
Ia mengaku setiap penampilan finalis memiliki karakter dan emosi yang berbeda, sehingga sebagai pianis dirinya harus mampu menyesuaikan nuansa musik yang dimainkan.
“Sebagai pianis, saya berusaha menghadirkan warna musik yang bisa mendukung emosi lagu yang mereka bawakan. Rasanya senang sekali bisa ikut menjadi bagian dari perjalanan mereka di malam grand final ini,” tambahnya.
Jeje yang memiliki nama lengkap Jessica Novalia dikenal sebagai penyanyi sekaligus pianis klasik asal Kediri, Jawa Timur. Ia aktif menghadirkan karya musik dengan karakter kuat yang memadukan unsur pop klasik dan sentuhan piano.
Kariernya di dunia musik juga didukung latar belakang yang solid. Sejak usia delapan tahun, ia telah menekuni piano klasik dan meraih berbagai prestasi dalam kompetisi piano nasional maupun internasional.
Di awal 2026, Jeje kembali menegaskan eksistensinya di industri musik dengan merilis single berjudul Kuciwo, sebuah lagu bernuansa pop klasik dengan lirik berbahasa Jawa yang menggambarkan emosi terpendam seperti kecewa, rindu, dan kepedulian yang bercampur menjadi satu.
Dengan karakter musikal yang kuat serta kemampuan memainkan piano secara elegan, Jeje kerap menghadirkan nuansa emosional yang mendalam dalam setiap penampilannya.
Malam Grand Final KDI 2025 juga semakin meriah dengan kehadiran sejumlah bintang tamu seperti Elvy Sukaesih, Armada, Bubah Alfian, Bravery, hingga Pasheman ’90.
Di penghujung acara, Intan Putri asal Lampung berhasil keluar sebagai Juara 1 KDI 2025 setelah melalui persaingan ketat dengan para finalis lainnya.
Jeje pun memberikan apresiasi atas penampilan para finalis sepanjang kompetisi.
“Semua finalis tampil luar biasa malam ini. Mereka tidak hanya bernyanyi, tapi benar-benar menyampaikan cerita lewat lagu,” tutupnya.













