Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Jalan Berlubang Terlihat di Area Terminal Depok Baru, Sudah Berbulan Bulan Tak Kunjung Diperbaiki

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Hujan akhir akhir ini terus melanda di Wilayah Kota Depok. Pantauan radarpost.id jalan di terminal Depok Baru ada beberapa titik jalan berlubang paling banyak berada di depan pintu masuk Stasiun Depok Baru, Jalan Margonda Kota Depok.

Lubang-lubang dengan kedalaman sekitar 1-5 sentimeter itu dipenuhi batu kerikil. Lebar setiap lubang bervariasi, ada yang mencapai 150 sentimeter.

Selain itu, kondisi aspal di beberapa titik jalan tampak sudah rusak sehingga membuat laju kendaraan yang melintas tidak mulus.

Kerusakan jalan pada akhirnya membuat kenyamanan penumpang di mobil angkutan kota (angkot), bus Transjakarta, hingga Biskita Trans Depok jadi terganggu.

Di sekitar dua sampai tiga titik jalan berlubang, terlihat pembatas jalan atau water barrier yang diletakkan sebagai peringatan untuk pengendara.

Seorang sopir angkot bernama Riky (42) mengatakan, konidisi jalan rusak dan penuh lubang ini diperkirakan mulai terlihat sejak tujuh bulan lalu.

Hal ini ia ingat dengan jelas lantaran keluhan jalanan rusak sempat disampaikan ke pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Sudah lama jalan berlubang, sekitar tujuh bulan tuh ada. Soalnya sudah pernah ada pengaduan, tapi enggak pernah ditanggapi,” ungkap Riky.

Saat itu, kondisi jalanan rusak lebih parah daripada sekarang. Namun, penanganan yang dilakukan hanya bersifat sementara, yakni menimbun lubang menggunakan batu kerikil.

Meski solusi itu sedikit membantu, ia menilai jalan di area terminal seharusnya diperbaiki secara permanen dengan pengaspalan. “Bolongnya tuh lumayan dalam, ya akhirnya sering diuruk dan pakai pasir. Itu jadi agak mendingan lah kedalaman lubangnya kayak sekarang (tapi ya masih parah),” ujar sopir angkot yang lainnya.

Sama seperti Bobi, seorang pejalan kaki bernama Irsan (34) mengeluhkan jalanan berlubang yang mengganggu kenyamanannya saat menuju stasiun.

Ia mengatakan bahwa kerusakan jalan sulit terlihat pada malam hari atau hujan deras.
“Kita jalan kaki sudah jauh kan, itu kalau gerimis dikit juga harus pinter menghindar dari kubangan karena rusaknya memang separah itu,” terang Irsan. (**).