Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pemkot Depok Matangkan 20 Program Unggulan di 2026, Rp300 Juta per RW Jadi Prioritas

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah mematangkan perencanaan pelaksanaan 20 program unggulan yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Program-program tersebut menjadi fokus utama pembangunan daerah seiring dimulainya implementasi penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok 2025–2029.

Kesiapan pelaksanaan program dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan perangkat daerah, camat, dan lurah.

Rapat tersebut juga membahas evaluasi pelaksanaan program tahun 2026 sekaligus perencanaan pembangunan tahun 2027.

Walikota Depok Dr. H Supian Suri mengatakan bahwa pelaksanaan RPJMD telah dimulai sejak 2025, meskipun masih dalam masa transisi. Implementasi secara menyeluruh akan dilakukan mulai tahun 2026.

“Pada 2025 sebagian program sudah berjalan, namun 2026 menjadi tahun pertama implementasi penuh RPJMD. Seluruh program unggulan Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menjadi prioritas pembangunan lima tahun ke depan,” ujar Supian.

Supian menjelaskan, pada 2026 Pemkot Depok akan menjalankan 20 program unggulan. Salah satu program utama yang mulai digulirkan adalah Dana RW.

Dalam program tersebut, Pemkot Depok mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk setiap RW.

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp274 miliar. Dana RW dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan masyarakat, dengan pengaturan menu kegiatan yang bersifat wajib (mandatory) maupun pilihan.

“Dana RW dikelola oleh RW dan kelurahan. Karena itu dibutuhkan tim kerja yang kuat, terutama untuk kegiatan infrastruktur dan swakelola. Partisipasi masyarakat juga harus ditingkatkan agar kualitas dan akuntabilitas tetap terjaga,” jelasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana, menambahkan, lurah akan berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Peran tersebut dinilai krusial untuk memastikan pengelolaan Dana RW berjalan tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak nyata bagi warga.

Selain membahas pelaksanaan program unggulan 2026, rapat koordinasi tersebut juga menyiapkan arah pembangunan Kota Depok pada 2027.

Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur, khususnya yang mendukung mobilitas warga, penanganan banjir, serta peningkatan layanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Melalui koordinasi yang solid dan kolaboratif, kami berharap pembangunan Kota Depok ke depan dapat berjalan lebih efektif, merata, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, bersama Depok Maju,” pungkas Dadang. (**).