Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

The Art of Public Speaking & StorytellingPelatihan Komunikasi Kreatif: Cerita yang Menguatkan, Usaha yang Menghidupkan

banner 120x600

Bogor||Radarpost.id

Komunikasi yang kuat bukan semata soal keberanian berbicara di depan publik, melainkan seni menyampaikan nilai, kejujuran, dan makna. Berangkat dari kesadaran tersebut, Pelatihan Komunikasi Kreatif bertajuk “Cerita yang Menguatkan, Usaha yang Menghidupkan” digelar pada Jumat, 16 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–17.30 WIB ini bertempat di Islamic Center Al Awwalien, Kabupaten Bogor, dan diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, jamaah majelis, pendidik dan guru, hingga masyarakat umum.

Penggagas Metode TAPSSAM, R. Rama Sastra Negara, S.Sn, menegaskan bahwa komunikasi sejatinya adalah proses kemanusiaan, bukan sekadar teknik berbicara.

“Public speaking bukan soal siapa yang paling lantang, tapi siapa yang paling jujur dan sadar nilai. Ketika seseorang mampu bercerita dengan kesadaran, maka usaha, dakwah, maupun pendidikan akan terasa hidup dan menguatkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa storytelling memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Menurutnya, proses belajar tidak hanya sebatas transfer ilmu, tetapi juga penanaman makna, nilai, dan keteladanan.

Sementara itu, Hendro Arrad Pulungan, selaku Vocal & Expression Trainer, mengulas pentingnya kesadaran tubuh dan suara dalam proses komunikasi.

“Banyak orang gugup bukan karena tidak mampu berbicara, tetapi karena belum mengenal napas dan tubuhnya sendiri. Ketika vokal dan ekspresi selaras, pesan akan tersampaikan dengan lebih tenang dan meyakinkan,” jelasnya.

Dari sisi visual dan dokumentasi, Cahyo Prio Nugroho menekankan bahwa komunikasi di era saat ini perlu didukung oleh visual yang jujur dan berkarakter.

“Visual bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian dari cerita. Dokumentasi yang baik mampu memperkuat pesan, memperpanjang dampak, dan menjaga nilai dari sebuah kegiatan,” tuturnya.

Aspek kesehatan mental juga menjadi sorotan dalam pelatihan ini. Desy Herawati, SKM., MH.Kes, praktisi kesehatan masyarakat, mengungkapkan bahwa komunikasi memiliki hubungan erat dengan kondisi psikologis seseorang.

“Rasa gugup, takut tampil, dan cemas berbicara sering kali berakar pada tekanan mental. Ketika komunikasi dilatih dengan kesadaran dan empati, itu sekaligus menjadi proses penyembuhan diri,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta dari kalangan pendidik mengaku memperoleh sudut pandang baru dalam proses mengajar.

“Saya menyadari bahwa mengajar bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga menyampaikan cerita dan nilai. Pelatihan ini membuat saya lebih tenang dan terstruktur saat berbicara di kelas,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan peserta dari kalangan pelaku UMKM. Mereka menilai pelatihan ini memberi dampak langsung terhadap cara mempresentasikan usaha.

“Selama ini saya fokus menjual produk, tapi lupa menceritakan proses dan nilai di baliknya. Setelah pelatihan ini, saya lebih percaya diri menyampaikan cerita usaha dengan jujur,” kata salah satu peserta.

Peserta dari kalangan jamaah majelis dan ibu rumah tangga pun menilai materi yang disampaikan membumi dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Materinya ringan tapi dalam. Kami jadi lebih berani bicara, baik di majelis, di keluarga, maupun di lingkungan sekitar,” ungkap salah satu peserta.

Pelatihan ini menegaskan bahwa komunikasi yang bernilai mampu menghidupkan usaha, menguatkan pendidikan, dan memperdalam dakwah. Melalui pendekatan storytelling dan kesadaran diri, para peserta tidak hanya belajar berbicara, tetapi juga belajar menghadirkan makna.

Tentang Pelatihan Komunikasi Kreatif

Pelatihan Komunikasi Kreatif merupakan program pengembangan diri yang mengintegrasikan public speaking, storytelling, ekspresi, serta nilai-nilai kemanusiaan, guna memperkuat peran individu dalam usaha, pendidikan, dakwah, dan kehidupan sosial.

Karena cerita yang jujur akan menguatkan,dan komunikasi yang bernilai akan menghidupkan.