Depok || Radarpost.id
Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak melakukan pemutusan sekaligus penataan kabel udara di sejumlah ruas jalan strategis.
Perlahan lahan wajah Kota Depok perlahan berubah menjadi indah. Pasalnya kabel-kabel optik dan jaringan udara yang selama ini semrawut di sepanjang jalan utama mulai ditertibkan.
Langkah ini langsung menjadi sorotan publik karena selama bertahun-tahun kabel menjuntai di jalanan dianggap membahayakan pengendara dan merusak estetika Kota.
Dalam prosesnya, petugas menurunkan sejumlah kabel yang melintang di area jalan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperbaiki tampilan kawasan agar lebih tertib dan nyaman dipandang.
Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok Budi Ahmad Kipson, menyebut sebagian kabel yang masih terpasang merupakan aset milik Internet pengguna Wifi.
Warga yang mengalami gangguan jaringan diminta segera melapor kepada operator terkait agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
“Alhamdulillah, kita melanjutkan penertiban kabel yang semwrawut di pinggir, kita akan lakukan secara bertahab,” ujar Budi, kematen.

Tak berhenti di Jalan jalan utama tim teknis langsung bergerak melanjutkan penataan kabel udara di Jalan Raya Kartini.
“Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Depok untuk merapikan infrastruktur kabel di kawasan perkotaan,” kata Budi.
Menurutnya, fenomena kabel optik semrawut bukan hanya terjadi di Depok. Banyak kota besar di Indonesia menghadapi persoalan serupa akibat menjamurnya jaringan internet dan utilitas yang dipasang tanpa tata kelola terpadu.
“Kabel yang menggantung rendah hingga menumpuk di tiang listrik kerap memicu kekhawatiran warga. Selain berisiko membahayakan pengendara, kondisi ini juga dianggap membuat kota terlihat kumuh,” katanya.
Kini langkah penataan yang dilakukan Depok memunculkan harapan baru. Banyak warga berharap penertiban tidak hanya dilakukan sementara, tetapi dilanjutkan dengan sistem kabel bawah tanah agar kota terlihat lebih modern dan aman.
“Kita mendapat apresiasi, sebagian warga menilai penataan kabel semrawut harus dilakukan secara menyeluruh dan konsisten. Sebab, jika tidak diawasi ketat, kabel-kabel baru dikhawatirkan kembali dipasang sembarangan oleh operator,” ujar Budi.
Program penataan kabel udara ini juga dinilai penting untuk mendukung wajah Kota yang lebih tertata, terutama di tengah pertumbuhan kawasan perkotaan Depok yang semakin padat.
“Kami akan lakukan penertiban di sejumlah titik, nantinya Kota Depok benar-benar bisa menjadi kota yang bebas dari kabel semrawut di masa mendatang,” tutur Budi.(**).













