JAKARTA || Radarpost.id
Organisasi kemasyarakatan Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) memperingati Milad ke-9 dengan suasana penuh kekeluargaan di Markas Komando Pusat Bang Japar, Jalan H. Sa’abun, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri Ketua Umum Bang Japar sekaligus Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, bersama jajaran pengurus pusat, komandan wilayah, pengurus komando kecamatan, serta ratusan kader Bang Japar dari berbagai wilayah di Jakarta Barat.
Peringatan milad diawali dengan membaca tahlil, tahmid, dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun Bang Japar yang terus berkembang dan berkiprah di tengah masyarakat.
Dalam perayaannya, Fahira Idris menyampaikan rasa terima kasih sekaligus kepada seluruh pengurus, dewan penasehat, satgas, komandan wilayah, serta kader yang telah menjaga soliditas organisasi sejak Bang Japar berdiri pada 25 Februari 2017.
Menurutnya, Bang Japar bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi telah berkembang menjadi keluarga besar yang dibangun atas dasar persaudaraan, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Bang Japar ini bukan hanya tempat berkumpulnya pengurus dan anggota. Bagi saya, ini sudah seperti keluarga besar. Kebersamaan di Bang Japar membuat saya merasa memiliki saudara dalam satu rumah pengabdian,” ujar Fahira.
Fahira menilai usia sembilan tahun menjadi momentum penting bagi Bang Japar untuk semakin matang sebagai organisasi sosial yang aktif memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Selama ini Bang Japar dikenal aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemasyarakatan, mulai dari advokasi hukum melalui LBH Bang Japar, pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga kegiatan kemanusiaan seperti bakti sosial, donor darah, serta pendampingan masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan.
Selain itu, organisasi ini juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelestarian budaya Betawi.
Dalam berbagai kesempatan, Bang Japar juga turut berperan menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat dengan membangun komunikasi serta kolaborasi bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat TNI dan Polri.
“Bang Japar hadir untuk berbuat dan bermanfaat. Kami ingin menjadi organisasi yang mampu menghadirkan solusi serta menebar kemaslahatan di tengah dinamika sosial masyarakat,” kata Fahira.
Pada momentum milad tersebut, Fahira juga mengingatkan seluruh kader agar selalu menjaga persatuan serta menghindari konflik internal dalam organisasi.
Ia menegaskan setiap permasalahan yang muncul harus diselesaikan dengan musyawarah dan semangat persaudaraan.
“Kalau ada keturunan antar teman atau antar wilayah jangan dibesar-besarkan. Kita ini saudara dalam satu organisasi. Konflik harus dikecilkan, bukan diperbesar,” tegasnya.
Fahira juga mengapresiasi peran Komandan Wilayah Jakarta Barat, Muhamad Fauzi yang dikenal sebagai Bang Ozy, yang dinilai mampu menjaga kondusivitas organisasi ketika muncul dinamika internal.
“Saya bangga dengan Bang Ozy yang berhasil meredam dinamika internal. Bang Japar harus menjadi rumah pengabdian bagi masyarakat,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, Bang Japar juga akan memperkuat struktur organisasi dengan membentuk Koordinator RW (Korwe) di berbagai wilayah.
Struktur tersebut nantinya akan diisi oleh tokoh-tokoh masyarakat di tingkat lingkungan seperti Ketua RT, Ketua RW, tokoh agama, guru, serta tokoh masyarakat baru yang memiliki reputasi baik di wilayahnya.
Fahira menegaskan Bang Japar tidak mengejar jumlah anggota semata, tetapi lebih mengutamakan kualitas kader yang memiliki kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Saya tidak ingin sekedar banyak anggota. Yang saya inginkan adalah anggota yang berkualitas, yang memang berperan di seperti RT, RW, tokoh agama, guru, hingga tokoh lingkungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fahira juga memaparkan sejumlah program yang dijalankan Bang Japar, di antaranya Program Jumat Berkah Anak Bahagia serta program pemberdayaan UMKM bagi anggota dan masyarakat.
Selain itu, Bang Japar tengah mempersiapkan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kedua yang diselenggarakan berlangsung pada 16–17 Mei 2026. Kegiatan ini diprioritaskan bagi jajaran komando pertahanan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kader.
Ke depan, organisasi ini juga merencanakan pembentukan Satgas Diklat Bang Japar pada awal tahun 2027 dengan melibatkan unsur komando wilayah guna memperkuat sistem pelatihan kader.
Fahira menegaskan Bang Japar akan terus menjadi mitra strategis aparat keamanan dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Kita adalah mitra TNI dan Polri. Jika ada kegiatan cipta kondisi atau pengamanan wilayah, Bang Japar harus ikut menjaga keamanan di wilayah masing-masing,” katanya.
Peringatan Milad ke-9 Bang Japar ditutup dengan pembagian paket Lebaran kepada para kader sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, doa bersama, serta sesi foto bersama seluruh kader yang hadir.
Momentum ini menjadi refleksi perjalanan sembilan tahun Bang Japar sebagai organisasi kemasyarakatan yang terus berupaya memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas kader, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.













