London || Radarpost.id
Gelandang muda Nico O’Reilly mencuri perhatian dunia setelah tampil gemilang dan membawa Manchester City menjuarai Carabao Cup 2026. Dalam laga final di Stadion Wembley, pemain berusia 21 tahun itu mencetak dua gol krusial yang memastikan kemenangan 2-0 atas Arsenal.
Penampilan O’Reilly benar-benar menjadi pembeda. Bermain penuh selama 90 menit, ia mendominasi lini tengah dengan 83 sentuhan bola serta mencatat akurasi umpan mencapai 86 persen. Tak hanya itu, ia juga menunjukkan kekuatan fisik dengan memenangkan seluruh duel udara yang dihadapinya. Dua golnya lahir dalam tempo singkat, masing-masing pada menit ke-60 dan 64 melalui sundulan tajam yang tak mampu dibendung lini belakang lawan.
Momen tersebut terasa semakin spesial bagi O’Reilly karena bertepatan dengan akhir pekan ulang tahunnya. Ia mengaku tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai pertandingan.“Perasaan yang luar biasa. Menang di final melawan tim sekuat mereka memberi kami dorongan besar. Melihat para suporter bersorak saat saya mencetak gol benar-benar tak terlupakan,” ujarnya, Senin(23/3/2026)
Seperti dikutip Goal, Kemenangan ini sekaligus mengakhiri puasa gelar singkat bagi Manchester City dan menjadi trofi kesembilan mereka di ajang Carabao Cup. Lebih dari itu, hasil ini juga menegaskan dominasi City di kompetisi tersebut, dengan catatan impresif memenangkan sembilan dari 10 final yang pernah mereka jalani sejak 1960.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Ambisi mereka meraih empat gelar musim ini harus kandas, meski peluang di kompetisi lain masih terbuka. Hingga kini, klub asal London Utara itu masih tertahan dengan dua trofi Piala Liga—jumlah yang tergolong minim dibanding klub-klub elite Inggris lainnya.
Trofi ini juga menjadi simbol kebangkitan Manchester City setelah sempat tanpa gelar selama satu musim, sekaligus menghidupkan kembali semangat tim usai era kejayaan empat gelar Liga Premier beruntun yang mencapai puncaknya pada 2024.













