Jakarta|| Radarpost.id
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti pentingnya optimalisasi pengelolaan dana umat sebagai kekuatan strategis untuk mendukung aksi kemanusiaan, usai menerima audiensi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, di Kantor Kementerian Agama, Senin (13/4).
Menurut Menag, potensi dana umat di Indonesia sangat besar dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas, tidak hanya untuk kepentingan domestik tetapi juga solidaritas global, termasuk bagi rakyat Palestina.
“Jika dikelola secara profesional dan holistik, dana umat bisa menjadi kekuatan besar untuk membantu sesama,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia mencontohkan ekosistem pengelolaan dana umat di Masjid Istiqlal yang dinilai mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Palestina menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Ia juga menilai hubungan kedua negara memiliki dimensi yang lebih dalam dari sekadar kerja sama diplomatik.
Pertemuan ini sekaligus membuka peluang penguatan kolaborasi berbasis kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina, khususnya melalui pengelolaan dana umat yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Kementerian Agama berharap sinergi tersebut dapat memberikan dampak nyata, baik dalam memperkuat kesejahteraan umat maupun kontribusi Indonesia dalam isu kemanusiaan global.













