Jakarta|| Radarpost.id
Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 menjadi momentum untuk menegaskan semakin kuatnya peran perempuan dalam industri pariwisata, termasuk di kawasan Ancol Taman Impian.
Dalam sektor wisata, perempuan dinilai tidak hanya berperan sebagai pelaksana operasional, tetapi juga sebagai penggerak yang menghadirkan nilai empati, kreativitas, serta inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengunjung.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam industri pariwisata, bukan hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai penggerak inovasi dan pelayanan yang berorientasi pada pengalaman pengunjung,” ujar perwakilan manajemen Ancol dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Manajemen Ancol menyebutkan, keterlibatan perempuan kini semakin luas, mulai dari lini pelayanan pengunjung, pengelolaan destinasi, hingga posisi kepemimpinan. Peran tersebut dinilai turut membentuk wajah pariwisata modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Di berbagai unit rekreasi Ancol, perempuan mengambil peran penting dalam operasional harian. Di kawasan Dunia Fantasi, misalnya, petugas wahana didominasi perempuan yang memberikan pelayanan kepada pengunjung. Sementara di Sea World Ancol, penyelam perempuan tampil dalam atraksi bawah air yang menunjukkan profesionalisme dan ketangguhan.
Peran serupa juga terlihat di Samudra Ancol, di mana keeper perempuan terlibat dalam pertunjukan edukatif mamalia laut. Adapun di Atlantis Water Adventure, petugas penjaga keselamatan (lifeguard) perempuan bersiaga di berbagai wahana air. Sementara itu, di Jakarta Bird Land, perempuan turut berperan dalam perawatan dan penanganan satwa.
“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa kontribusi perempuan sangat penting dalam membangun industri pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Peningkatan peran perempuan tersebut sejalan dengan semangat Hari Kartini yang mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, termasuk pariwisata.
Ke depan, Ancol menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kontribusi perempuan sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi industri wisata nasional.
“Dengan semangat kolaborasi dan kesetaraan, perempuan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan Ancol, tetapi juga menjadi kekuatan dalam menentukan arah masa depan pariwisata Indonesia,” kata perwakilan manajemen.
Peringatan Hari Kartini juga menjadi pengingat bahwa keterlibatan perempuan dalam industri wisata tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan, tetapi juga pada pembangunan sektor yang lebih inklusif dan berkelanjutan.













