Jakarta||Radarpost.id
Musisi muda Arash Buana kembali menyapa pendengarnya melalui single terbaru berjudul “April”, sebuah karya yang sarat emosi dan mengangkat tema kehilangan serta proses menerima kepergian orang terkasih.
“April” menjadi rilisan perdana Arash pada 2026 sekaligus menandai kelanjutan perjalanan musikalnya yang semakin matang dalam mengolah pengalaman personal menjadi karya yang relevan bagi banyak orang.
Dalam keterangan resminya, Arash menjelaskan bahwa lagu ini tidak sekadar berkisah tentang berakhirnya hubungan, melainkan tentang kehilangan seseorang untuk selamanya. Sosok “April” dalam lagu tersebut digambarkan telah pergi, meninggalkan duka mendalam bagi yang ditinggalkan.
Namun demikian, lagu ini tidak berhenti pada kesedihan. Arash menyisipkan pesan reflektif bahwa menerima kehilangan merupakan bagian dari proses hidup. “Mereka yang pergi mungkin hanya ingin kita belajar untuk perlahan merelakan,” demikian makna yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.
Secara musikal, “April” dikemas dalam balutan alternative pop dengan nuansa yang intim dan hangat. Aransemen yang sederhana memberi ruang bagi emosi untuk tersampaikan secara utuh, sementara vokal Arash hadir dengan pendekatan yang jujur, menyerupai dialog personal dengan diri sendiri.
Single ini juga menjadi langkah baru bagi Arash dalam proses kreatifnya. Untuk pertama kalinya, ia menulis sekaligus memproduksi lagu secara mandiri. Keputusan tersebut sempat diwarnai keraguan, namun justru membuka ruang eksplorasi baru dalam bermusik.
Dalam proses produksi, Arash turut menggandeng musisi asal Thailand, Suchakree, yang berkontribusi dalam pengisian drum. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengalaman kreatif yang berkembang setelah Arash melakukan perjalanan ke Thailand.
Perjalanan tersebut, menurut Arash, menjadi titik balik yang mendorongnya untuk menyelesaikan lagu yang sebelumnya sempat tertunda. Secara emosional, “April” juga dirasakan semakin relevan seiring dengan banyaknya orang di sekitarnya yang tengah menghadapi kehilangan.
“April” dijadwalkan rilis dan dapat didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 24 April 2026. Melalui lagu ini, Arash berharap dapat menghadirkan ruang bagi pendengar untuk memproses kehilangan secara perlahan, jujur, dan penuh penerimaan.













