Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Lebaran Betawi Kampung Slipi Perdana, Warga Padati Kota Bambu Jakarta Barat

Padepokan Stroom Family tampil memukau di panggung Lebaran Betawi Kampung Slipi Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat. (Jaenal)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Kegiatan perdana Lebaran Betawi Kampung Slipi yang digelar di kawasan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, (26/4), berhasil menarik antusiasme tinggi masyarakat hingga memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Mengusung tema “Silaturahmi Berbudaya Menuju Jakarta Kota Global”, acara yang berlangsung di area parkir NCS Kota Bambu tersebut menjadi wadah silaturahmi warga sekaligus upaya pelestarian budaya Betawi di tengah arus modernisasi ibu kota.

Warga dari berbagai wilayah tampak hadir bersama keluarga untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional Betawi. Sejumlah pengunjung juga terlihat mengabadikan momen saat pertunjukan berlangsung.

Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta Hj. Inad Luciawaty, perwakilan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Camat Palmerah, Lurah Kota Bambu Selatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah perguruan silat dan sesepuh Betawi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perguruan Gerak Rasa pimpinan Isman bersama tokoh masyarakat setempat. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

Berbagai kesenian khas Betawi ditampilkan dalam acara ini, di antaranya maen pukul Betawi dan hiburan rakyat yang menambah semarak suasana.

Selain pertunjukan budaya, bazar kuliner tradisional juga menjadi daya tarik utama. Beragam makanan khas Betawi seperti kerak telor, slendang mayang, nasi ulam, dan dodol Betawi dijajakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Kehadiran artis sinetron Udin turut menarik perhatian warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua panitia Lebaran Betawi Kampung Slipi 2026, Alfian, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari inisiatif Komunitas Prapatan bersama Perguruan Gerak Rasa untuk menghidupkan kembali tradisi Betawi di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan budaya Betawi kepada generasi muda agar tetap terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman,” ujar Alfian.

Ia menambahkan, pelestarian budaya Betawi tidak hanya mencakup seni dan tradisi, tetapi juga nilai-nilai religius yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Betawi.

Menurut Alfian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat, khususnya wilayah Kelurahan Palmerah dan Slipi.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas UMKM lokal.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan UMKM warga agar lebih maju dan berdaya saing,” katanya.

Lebaran Betawi Kampung Slipi diharapkan dapat menjadi agenda budaya rutin yang tidak hanya menjaga warisan budaya Betawi, tetapi juga memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada kearifan lokal.