Depok || Radarpost.id
Pemerintah Kota Depok mendorong Ruang Bersama Indonesia (RBI) menjadi gerakan kolaboratif di tingkat kelurahan guna memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak secara berkelanjutan.
Walikota Depok menyampaikan bahwa RBI dibangun melalui pendekatan yang fleksibel, menyesuaikan kondisi dan kesiapan masing-masing wilayah.
“Pembentukan RBI dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu inisiasi baru oleh pemerintah, transformasi dari Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA), serta kolaborasi bersama lembaga masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut membuka ruang bagi setiap kelurahan untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
“RBI yang diinisiasi oleh berbagai pihak merupakan wujud kesadaran bersama untuk berkolaborasi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok telah menginisiasi program KRPPA sejak tahun 2022 di 11 kelurahan, serta melakukan sosialisasi di seluruh 63 kelurahan.
“Hari ini, sebagai bentuk komitmen, Kota Depok menginisiasi pembentukan RBI di seluruh kelurahan,” tegasnya.
Dalam implementasinya, RBI juga mendorong keterlibatan aktif perempuan dan anak dalam pembangunan.
“Perempuan dan anak harus diberikan akses, peluang, dan partisipasi, baik sebagai penerima manfaat, pemberi masukan kebijakan, maupun penggerak perubahan sosial,” ungkapnya.
Upaya ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah dan provinsi.
“Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi Kota Depok dalam mewujudkan Jabar Istimewa dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pemerintah Kota Depok optimistis, melalui semangat kebersamaan, RBI dapat memperkuat ketahanan sosial serta meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di Kota Depok. (**).













